Jika Dia Bukan Milikmu, Tenang, Kelak Tuhan Akan Menggantinya dengan Rasa yang Lebih Indah

Lucu ya, gimana kita bisa begitu keras kepala menyayangi seseorang yang bahkan tidak pernah tahu namanya selalu mampir di doa malam kita. Rasanya capek banget, terus-terusan menaruh harapan pada orang yang menatap kita saja jarang.
Kalau kamu lagi ada di fase ini, mengagumi dari jauh sambil diam-diam patah hati, aku cuma mau bilang kalau perasaanmu itu valid. Nggak ada yang salah dengan mencintai begitu dalam, meskipun kadang rasanya seperti sedang memeluk angin yang berlalu. Kamu nggak sendirian kok yang sering merasa sebodoh ini demi cinta yang tidak pasti.
Mencintai Diam-diam Itu Melelahkan
Kita sering lupa kalau doa tidak bekerja seperti remote kontrol yang bisa mengatur perasaan orang lain sesuka kita.













