Jika Kamu Harus Selalu Mengemis Perhatiannya, Mungkin Dia Memang Bukan Rumah Tempatmu Pulang

Rasanya lelah sekali harus selalu menjadi orang pertama yang mengirim pesan, lalu menunggu balasan berjam-jam seolah kamu sedang mengantre sembako. Kamu sampai hafal semua alasan sibuknya, padahal diam-diam kamu tahu dia sempat membuat unggahan di media sosialnya.
Wajar kok kalau kamu merasa sesak dan mulai mempertanyakan berharganya dirimu di matanya. Ingat ya, kamu tidak sedang menuntut terlalu banyak, kamu hanya sedang merindukan seseorang yang memperlakukanmu layaknya prioritas, bukan sekadar pilihan saat dia sedang senggang.
Kamu Nggak Perlu Mengemis, Kok
Cinta yang tulus itu tidak akan membuatmu merasa sendirian dalam hubungan.
Orang yang benar-benar menyayangimu akan meluangkan waktu tanpa perlu kamu jadwal atau kamu tagih seperti utang. Dia akan secara otomatis bercerita tentang harinya karena dia ingin kamu menjadi bagian dari dunianya, bukan karena terpaksa. Kamu tidak perlu menyusun strategi rumit atau kode-kode halus hanya untuk mendapatkan perhatian yang seharusnya menjadi hakmu sejak awal.
Kalau dia memang peduli, dia tidak akan membiarkanmu tidur dengan hati yang cemas dan kepala penuh pertanyaan. Dia akan menjaga perasaanmu dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji manis yang menguap begitu saja saat kalian tidak bertatap muka.
Kesetiaan Itu Nggak Bisa Dipaksa
Sederhananya, jika dia ingin, dia pasti akan melakukannya.
Kamu mungkin sering membuat pembenaran untuk sikap dinginnya, mengira dia hanya lelah bekerja atau memang tipikal orang yang tidak romantis. Tapi jujur saja pada dirimu sendiri, seberapa sering kamu harus mengorbankan ketenangan batinmu demi menjaga hubungan ini agar tetap terlihat baik-baik saja? Padahal yang perlu kamu perbaiki sekarang bukanlah perilakunya, melainkan ekspektasimu sendiri terhadap sosoknya yang tidak pernah berubah.
Kamu Berhak Merasa Cukup
Mulai hari ini, cobalah untuk melangkah mundur perlahan dan biarkan dia menunjukkan seberapa besar usahanya saat kamu tidak lagi mengejarnya. Jika dia membiarkanmu pergi begitu saja tanpa usaha untuk menahan, setidaknya kamu tahu di mana posisi yang sebenarnya di dalam hidupnya. Kamu terlalu berharga untuk sekadar menjadi pengemis perhatian, jadi mari rapikan hatimu dan bersiaplah menyambut seseorang yang akan mendekapmu tanpa perlu kamu minta terlebih dahulu.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor













