Jika Kamu Harus Ditinggal Pergi, Percayalah Hidupmu Bakal Baik-Baik Saja

Rasanya seperti ada yang robek di dalam dada saat melihat dia berjalan menjauh tanpa berniat menoleh lagi. Kamu duduk di sudut kamar, menatap layar ponsel yang sepi, sambil bertanya-tanya bagian mana dari dirimu yang kurang.
Menangis saja dulu sampai matamu sembap dan tisu di kamarmu habis tidak bersisa. Mengalami putus cinta memang selalu berhasil membuat kita merasa jadi orang paling malang di dunia. Tapi tenang, perasaan hancur ini sangat manusiawi dan kamu tidak sedang sendirian melewatinya.
Kamu Ditinggal Pergi? Nggak Apa-apa
Sakitnya setengah mati, tapi kenyataannya kamu tidak akan mati hanya karena dia memilih berhenti berjuang.
Kamu mungkin merasa rugi bandar karena sudah menginvestasikan waktu, air mata, dan seluruh hatimu untuknya. Namun, memaksakan seseorang yang sudah ingin lepas hanya akan membuatmu makin babak belur. Terkadang, dilepaskan oleh orang yang salah adalah cara semesta menyelamatkanmu dari luka yang lebih besar nanti.
Dia yang pergi membuktikan bahwa dia memang bukan orang yang tepat untuk menemani masa depanmu. Jadi, berhenti mengemis cinta pada seseorang yang bahkan tidak tahu cara menghargaimu.
Hidupmu Bakal Baik-Baik Saja
Waktu memang tidak langsung menyembuhkan luka, tapi dia pelan-pelan memudarkan perihnya.
Suatu hari nanti, kamu akan terbangun tanpa merasa sesak lagi saat mengingat namanya. Kamu akan menyadari bahwa hidupmu tetap berjalan indah, penuh tawa, bahkan jauh lebih tenang setelah badai itu lewat. Semua kenangan pahit ini perlahan akan berubah jadi sekadar cerita lama yang membuatmu tersenyum tipis.
Pilih Menangis Atau Mulai Lagi?
Sekarang semua keputusan ada di tanganmu, mau terus meratapi yang sudah hilang atau mulai merapikan diri untuk menyambut bahagia yang baru. Tarik napas dalam-dalam, basuh mukamu, dan mulailah melangkah lagi karena perjalananmu masih sangat panjang.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor












