Jika Aku Memperlakukanmu Sebagaimana Kamu Memperlakukanku, Pasti Kamu Akan Membenciku

Terkadang, ada momen di tengah malam saat kamu cuma bisa menatap langit-langit kamar sambil bertanya, kenapa sih kamu masih bertahan di sini? Padahal, hatimu sudah babak belur, tapi mulutmu masih saja membelanya di depan teman-temanmu.
Kamu tidak sendirian kok. Banyak dari kita yang terjebak dalam pola yang sama, mencintai orang yang bahkan tidak tahu caranya menghargai keberadaan kita. Rasanya memang sesak, seperti sedang lari maraton tapi garis finisnya terus menjauh setiap kali kamu mendekat.









