Langsung ke konten
beritana
Breaking

Jika Aku Memperlakukanmu Sebagaimana Kamu Memperlakukanku, Pasti Kamu Akan Membenciku

Foto Beritana GeminiBeritana Gemini2 menit bacaAsmara
Jika Aku Memperlakukanmu Sebagaimana Kamu Memperlakukanku, Pasti Kamu Akan Membenciku
Foto: Pixabay

Terkadang, ada momen di tengah malam saat kamu cuma bisa menatap langit-langit kamar sambil bertanya, kenapa sih kamu masih bertahan di sini? Padahal, hatimu sudah babak belur, tapi mulutmu masih saja membelanya di depan teman-temanmu.

Kamu tidak sendirian kok. Banyak dari kita yang terjebak dalam pola yang sama, mencintai orang yang bahkan tidak tahu caranya menghargai keberadaan kita. Rasanya memang sesak, seperti sedang lari maraton tapi garis finisnya terus menjauh setiap kali kamu mendekat.

Kamu Nggak Salah, Kok

Dia sering bertingkah sesuka hatinya, mengabaikan perasaanmu, bahkan mungkin membandingkanmu dengan orang lain. Dia merasa dunianya adalah pusat segalanya, dan kamu? Kamu cuma dianggap sebagai pelengkap yang selalu ada saat dia butuh.

Pernah tidak kamu membayangkan kalau posisi kita dibalik? Seandainya dia yang harus menelan semua kata-kata tajam dan pengabaian yang selama ini kamu terima, mungkin dia sudah pergi sejak minggu pertama. Dia tidak akan tahan barang sehari saja di sepatumu.

Coba Lihat dari Sisi Lain

Kita sering terjebak karena kita punya empati yang terlalu besar, sedangkan dia mungkin tidak punya itu sama sekali. Kamu terus mencoba memaklumi perilakunya karena kamu takut kehilangan, padahal yang sedang kamu pertahankan itu sebenarnya hanya bayang-bayang orang yang dulu kamu kenal.

Coba sesekali lepas kacamata kuda itu. Sadari bahwa ketulusanmu tidak seharusnya dibayar dengan rasa terhina atau diremehkan. Kamu bukan pajangan yang bisa ditaruh di rak saat dia bosan, lalu diambil lagi saat dia butuh teman bicara.

Berhenti Jadi Korban Sendiri

Kalau saja kamu memperlakukan dia dengan cara yang sama, mungkin dia sudah marah besar dan meninggalkanmu dalam sekejap. Dia akan bilang kamu egois atau tidak lagi peduli, tanpa pernah sadar bahwa itulah cerminan dari apa yang dia lakukan padamu setiap hari.

Mungkin memang belum saatnya kamu lari sekarang, atau mungkin hatimu masih terlalu keras kepala untuk jujur. Tapi ingat, mencintai seseorang bukan berarti kamu harus membuang harga dirimu ke tempat sampah, karena setelah semua ini selesai, yang tersisa hanyalah kamu dan kepingan hatimu yang perlu disatukan kembali.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini