:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5097841/original/057022000_1737106153-Leny_Yoro.jpg)
AC Milan dilaporkan mulai memantau situasi bek Manchester United, Leny Yoro, guna mengisi kekosongan di lini pertahanan mereka.
Langkah ini mencuat seiring adanya kabar keinginan Ruben Amorim untuk kembali bekerja sama dengan pemain berusia 20 tahun tersebut di San Siro. Kehadiran Amorim dalam bursa pelatih AC Milan membuat spekulasi mengenai reuni keduanya semakin menguat di kalangan pengamat sepak bola Eropa.
Leny Yoro didatangkan Manchester United dari Lille pada Juli 2024 dengan banderol awal 62 juta euro (sekitar Rp1 triliun). Pemain berkebangsaan Prancis ini sempat digadang-gadang sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di benua biru sebelum mendarat di Old Trafford.
Karier Yoro di Inggris belum berjalan mulus karena ia kesulitan menembus tim utama Manchester United.
Hingga saat ini, ia baru mencatatkan sedikit menit bermain di bawah arahan pelatih Michael Carrick yang lebih memercayakan posisi bek tengah kepada Harry Maguire dan Lisandro Martinez. Minimnya waktu bermain tersebut membuat Yoro jarang menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan hijau.
Situasi pelik tersebut kini dipandang sebagai celah oleh manajemen Rossoneri untuk melakukan pendekatan.
AC Milan memang masih membutuhkan sosok bek tengah tangguh setelah mereka gagal mengamankan jasa Tiago Gabriel pada jendela transfer musim panas lalu. Pihak klub berencana untuk kembali bermanuver pada Januari nanti untuk memperkuat kedalaman skuad demi mengarungi ketatnya kompetisi domestik dan Eropa.
Laporan dari media Italia, Calciomercato, menyebut bahwa nama Yoro masuk dalam daftar prioritas klub bersama beberapa kandidat lain.
Tantangan terbesar bagi AC Milan terletak pada nilai pasar sang pemain yang tetap tinggi. Perkiraan harga transfer Yoro sempat menyentuh angka 50 juta euro (sekitar Rp835 miliar) yang sebelumnya dianggap melampaui bujet belanja klub.
Namun, kondisi keuangan klub kini menunjukkan perubahan signifikan di bawah kepemilikan Gerry Cardinale. Investasi besar yang dikucurkan selama musim panas memberikan fleksibilitas bagi Milan untuk lebih berani dalam bursa transfer mendatang.
Kesiapan finansial ini menjadi sinyal bahwa Milan tidak ragu menggelontorkan dana demi mendatangkan pemain berkualitas.
Jika kesepakatan terjadi, kepindahan Yoro ke Italia diharapkan dapat menjadi titik balik kariernya. Bermain di Serie A sering kali menjadi pilihan bagi bek muda untuk mengasah kemampuan taktis mereka di bawah standar permainan yang dikenal sangat disiplin secara pertahanan. Kini, publik hanya tinggal menunggu langkah konkret manajemen AC Milan saat jendela transfer musim dingin resmi dibuka nanti.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor