
Samsung secara mengejutkan meluncurkan Galaxy A07s di pasar Indonesia pada pertengahan Oktober 2026 tanpa seremoni besar. Ponsel kelas entri ini kini tersedia di situs resmi perusahaan dengan label harga Rp2.799.000 untuk konfigurasi RAM 4 GB dan memori internal 64 GB.
Keunggulan utama perangkat ini terletak pada komitmen dukungan perangkat lunak yang jarang ditemukan di segmen harga Rp2 jutaan. Pengguna langsung mendapatkan Android 16 dengan antarmuka One UI 8, serta janji pembaruan sistem operasi utama hingga enam kali.
Kebijakan ini memungkinkan ponsel menerima pembaruan hingga Android 22 dengan dukungan keamanan yang berlangsung sampai 31 Agustus 2032. Dukungan jangka panjang ini memberikan nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan perangkat awet tanpa harus sering berganti ponsel akibat kendala kompatibilitas aplikasi.
Dari sisi performa, Galaxy A07s mengandalkan chipset MediaTek Helio G99+ yang dipadukan dengan RAM LPDDR5. Meskipun merupakan pembaruan minor dari seri sebelumnya, chipset ini tetap mampu menjalankan aplikasi media sosial dan game menengah dengan lancar.
Layar seluas 6,7 inci dengan refresh rate 90 Hz memberikan pengalaman visual yang cukup nyaman untuk penggunaan harian. Namun, pengguna harus puas dengan panel PLS LCD beresolusi HD+ yang berarti ketajaman gambar mungkin kurang memuaskan saat dilihat dari jarak dekat.
Perangkat ini memiliki bodi dengan sertifikasi IP54 yang memberikan perlindungan terhadap debu dan cipratan air. Meskipun ketahanan ini bukan jaminan untuk penggunaan ekstrem di dalam air, fitur tersebut menjadi proteksi tambahan yang berguna bagi pengguna aktif.
Sektor kamera menyematkan lensa utama 50 MP dengan bukaan f/1.8 yang dapat menghasilkan foto cukup detail di bawah kondisi cahaya terang. Sayangnya, absennya lensa ultrawide dan penggunaan sensor pendalaman 2 MP membuat fleksibilitas pemotretan menjadi sangat terbatas.
Kapasitas penyimpanan 64 GB terasa kurang lega di masa sekarang, apalagi sistem operasi sudah memakan porsi besar. Untungnya, Samsung menyertakan slot microSD khusus yang memungkinkan ekspansi memori hingga 2 TB tanpa mengorbankan fungsi dual SIM.
Konektivitas menjadi catatan penting karena ponsel ini belum dilengkapi fitur NFC dan tidak mendukung jaringan 5G. Absennya sensor giroskop serta penggunaan speaker mono juga menjadi kompromi yang perlu diperhatikan bagi calon pembeli.
Galaxy A07s merupakan pilihan rasional bagi pengguna yang memprioritaskan dukungan software jangka panjang dan nama besar Samsung. Namun, bagi mereka yang membutuhkan fitur seperti NFC atau layar tajam, alternatif lain di kelas harga setara layak dipertimbangkan.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor