AS Klaim Gencatan Senjata Israel-Hezbollah, Gempuran Masih Terjadi di Lebanon Selatan

Israel dan Hezbollah dilaporkan telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata, demikian disampaikan oleh seorang pejabat Amerika Serikat pada Jumat.
Klaim ini muncul setelah serangkaian serangan udara intensif Israel di Lebanon selatan yang menewaskan sedikitnya 47 orang.
Kesepakatan terbaru ini mengikuti kekhawatiran bahwa bentrokan yang terus berlanjut, termasuk insiden tewasnya empat tentara Israel oleh Hezbollah di Lebanon, akan mengikis perjanjian untuk mengakhiri perang antara AS dan Iran.
Militer Israel mengonfirmasi bahwa gencatan senjata telah berlaku.
Namun, seorang juru bicara militer Israel kemudian menyatakan bahwa pasukannya akan "terus menyingkirkan ancaman langsung".
Hezbollah sendiri belum secara resmi mengonfirmasi gencatan senjata tersebut, meskipun Sekretaris Jenderal mereka, Sheikh Naim Qassem, menyatakan, "Proyek untuk melenyapkan Hezbollah telah gagal."











