Selain menyalurkan bantuan fisik, perusahaan menyatakan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi kebutuhan lanjutan yang mungkin diperlukan masyarakat dalam beberapa hari mendatang.
Okki menambahkan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BNI kepada masyarakat. Pihaknya berharap dukungan yang diberikan dapat membantu kebutuhan warga sekaligus mendukung fasilitas layanan kesehatan agar tetap siap memberikan pelayanan optimal.
Langkah ini menempatkan BNI sebagai salah satu entitas BUMN yang aktif menjalankan peran sosial di tengah situasi darurat bencana. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, keterlibatan aktif perusahaan dalam membantu korban bencana alam menjadi cerminan dari semangat tanggung jawab sosial yang diusung oleh perseroan.
Komitmen tersebut sejalan dengan perayaan HUT ke-80 BNI yang mengusung tema Swadharma Bhakti Nagara. Melalui misi tersebut, BNI berupaya terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun negara, terutama saat terjadi kondisi kedaruratan yang menyangkut hajat hidup orang banyak di wilayah terdampak bencana.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau sendiri memang memerlukan kewaspadaan tinggi dari masyarakat setempat. Penggunaan masker dan pemenuhan nutrisi melalui vitamin menjadi protokol dasar yang harus dipenuhi untuk menjaga stamina serta kualitas kesehatan paru-paru di tengah risiko paparan debu vulkanik yang melanda kawasan Lampung Selatan.