Consensys Bakal Pisahkan MetaMask Jadi Perusahaan Mandiri

Perusahaan pengembang perangkat lunak blockchain, Consensys, berencana memisahkan produk unggulan mereka, dompet kripto MetaMask, menjadi entitas bisnis yang berdiri sendiri.
Langkah strategis ini dilakukan untuk memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar bagi produk dompet digital tersebut di tengah pasar kripto yang terus berkembang. Melalui restrukturisasi ini, perusahaan induk Consensys Software Inc. nantinya akan melakukan rebranding atau perubahan nama menjadi MetaMask.
Joe Lubin, sosok yang dikenal sebagai salah satu pendiri Ethereum, dipastikan akan tetap memegang kendali penuh sebagai pimpinan perusahaan. Ia akan merangkap jabatan sebagai chairman sekaligus CEO dalam struktur organisasi yang baru tersebut.
Hingga saat ini, pihak manajemen masih memilih untuk tetap bungkam terkait rencana penawaran saham perdana atau IPO bagi entitas baru ini. Spekulasi mengenai langkah melantai di bursa saham memang sering muncul dalam industri teknologi finansial, namun belum ada konfirmasi resmi dari pihak internal perusahaan.
MetaMask sendiri merupakan aplikasi dompet aset digital yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan ekosistem Ethereum serta berbagai aplikasi terdesentralisasi lainnya. Sejak diluncurkan, platform ini telah menjadi pintu gerbang utama bagi jutaan pengguna untuk menyimpan token, melakukan perdagangan aset kripto, hingga mengoleksi token non-fungible atau NFT.
Pemisahan ini dinilai sebagai upaya perusahaan untuk memisahkan fokus antara pengembangan infrastruktur blockchain secara luas dengan pengembangan produk aplikasi konsumen yang lebih spesifik. Dengan menjadi entitas terpisah, MetaMask dapat bergerak lebih lincah dalam merespons kebutuhan pasar yang berubah cepat tanpa harus terikat pada beban administratif perusahaan induk yang lebih besar.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379462/original/095287800_1792633034-Khvicha_Kvaratskhelia.jpg)