Developer Ciptakan Clone Microsoft Office Berbasis AI yang Gratis dan Offline

Seorang pengembang perangkat lunak baru saja meluncurkan versi kloning dari rangkaian aplikasi Microsoft Office yang dibangun menggunakan kecerdasan buatan. Brandon Thomas, insinyur di balik proyek ini, merilis aplikasi WordCraft, GridCraft, dan DeckCraft sebagai alternatif gratis untuk Word, Excel, dan PowerPoint.
Proyek ini mengandalkan model bahasa Claude buatan Anthropic untuk menyusun kode perangkat lunak tersebut. Sebelumnya, Thomas sempat menarik perhatian publik dengan merilis ArtCraft, sekumpulan aplikasi yang meniru fungsi Adobe Creative Cloud.
Penggunaan istilah open-source dalam proyek ini berarti kode program dapat dibaca, disalin, serta dimodifikasi oleh siapa saja. Pengguna bahkan diizinkan menggunakan aplikasi tersebut untuk kebutuhan komersial karena lisensi MIT dan Apache 2.0 yang disematkan pada kode sumbernya.
Aplikasi ini ditulis menggunakan Rust, bahasa pemrograman yang dikenal memiliki tingkat kecepatan tinggi serta kemampuan meminimalisir bug memori. Seluruh rangkaian aplikasi dapat berjalan secara native di sistem operasi Windows, macOS, Linux, BSD, hingga melalui peramban web.
Thomas menyebut langkah ini sebagai metode clean-room rebuild, sebuah teknik pengembangan perangkat lunak yang hanya berpatokan pada spesifikasi format file publik. Pendekatan hukum serupa pernah digunakan oleh Compaq pada era 1980-an untuk meniru BIOS komputer IBM tanpa melanggar hak cipta kode asli.
Kemampuan WordCraft saat ini mencakup 88 persen fitur pada bilah menu atas, termasuk fungsi penyuntingan dokumen seperti pelacakan perubahan dan catatan kaki. Meski demikian, tim pengembang memperkirakan aplikasi ini baru mencapai 60 persen dari target fungsionalitas penuh untuk kebutuhan kerja profesional.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor











