Eksperimen Carlo Ancelotti, Raphinha Berpeluang Jadi Ujung Tombak Timnas Brasil

Timnas Brasil tengah bersiap melakukan perubahan taktik menjelang laga lanjutan kontra Australia. Carlo Ancelotti kini mempertimbangkan untuk menggeser posisi Raphinha menjadi penyerang tengah atau nomor 9.
Langkah ini diambil setelah Brasil tampil kurang memuaskan pada laga uji coba sebelumnya. Kegagalan meraih kemenangan memaksa staf pelatih mencari formula baru di lini depan.
Dalam sesi latihan terakhir, Ancelotti terlihat mencoba menempatkan Raphinha sebagai ujung tombak utama. Ia akan didampingi oleh Vinicius dan Rayan yang mengisi sektor sayap dalam skema serangan tersebut.
Perubahan ini mengacu pada keberhasilan Hansi Flick di Barcelona. Pelatih asal Jerman tersebut sukses mentransformasi peran Raphinha dari pemain sayap murni menjadi penyerang tengah yang lebih berbahaya.
Keputusan Flick membuahkan hasil nyata bagi klub asal Spanyol tersebut. Raphinha tercatat telah membukukan 14 gol dari berbagai ajang kompetisi, dengan 12 gol di antaranya dicetak di La Liga.
Selain ketajaman di depan gawang, ia juga menyumbang tiga assist krusial bagi rekan setimnya. Catatan statistik ini menjadi dasar kuat bagi Ancelotti untuk meniru pendekatan tersebut di level internasional.
Pada pertandingan pertama, Brasil harus puas berbagi skor imbang 1-1 melawan Australia. Gol penyama kedudukan bahkan baru tercipta di menit-menit akhir lewat aksi Rayan.
Raphinha sempat diturunkan sebagai gelandang serang dalam laga itu. Namun, peran tersebut dinilai kurang maksimal dalam memberikan ancaman konstan ke pertahanan lawan.
Ancelotti mengakui bahwa perombakan skuad tidak bisa dihindari. Ia menegaskan akan ada penyesuaian komposisi pemain meski tidak melakukan perubahan secara masif.
Laga menghadapi Australia pada Selasa mendatang menjadi ajang pembuktian bagi strategi baru ini. Ancelotti ingin melihat apakah Raphinha mampu beradaptasi dengan tuntutan fisik di posisi penyerang tengah.
Jadwal padat menanti skuad Selecao setelah partai melawan Australia. Mereka dijadwalkan terbang ke Kolkata untuk menantang India pada Sabtu, 3 Oktober mendatang.
Dua laga tersebut diproyeksikan sebagai ajang evaluasi akhir bagi sang pelatih. Ancelotti membutuhkan sosok penyerang yang efisien sebelum memasuki agenda kompetitif yang lebih berat.
Sebagai informasi, posisi nomor 9 dalam sepak bola merujuk pada penyerang murni yang bertugas sebagai pencetak gol utama. Biasanya, posisi ini membutuhkan kemampuan positioning dan penyelesaian akhir yang tajam di kotak penalti lawan.
Kehadiran pemain seperti Raphinha diharapkan dapat memberikan dimensi baru bagi permainan Brasil. Kreativitas dan kecepatannya kini dipadukan dengan naluri mencetak gol yang sedang meningkat tajam.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351094/original/086316900_1789639759-ramos.jpg)





