Flipkart Mendekati Puncak Layanan Quick Commerce India, Geser Kompetitor

Layanan quick commerce, atau pengiriman cepat, di India menjadi medan persaingan sengit antara raksasa e-commerce. Flipkart, perusahaan milik Walmart, kini menunjukkan pertumbuhan pesat dan semakin mendekati posisi teratas para pemimpin pasar layanan pengiriman cepat di India, menantang dominasi pemain yang lebih dulu hadir.
Flipkart Minutes, layanan pengiriman cepat yang diluncurkan raksasa e-commerce ini pada Agustus 2022, sekarang menangani 1,1 juta hingga 1,2 juta pesanan setiap hari. Angka ini melonjak tajam dari sekitar 390.000 hingga 400.000 pesanan pada November tahun lalu.
Pencapaian ini menempatkan layanan yang baru berusia dua tahun tersebut di posisi yang hampir setara dengan Instamart milik Swiggy, yang mencatat sekitar 1,4 juta pesanan setiap hari.
Kecepatan pertumbuhan Flipkart patut dicermati mengingat posisinya sebagai pendatang baru relatif di pasar quick commerce India. Segmen ini sebelumnya didominasi oleh Instamart, Blinkit, dan Zepto, yang telah lebih dulu membangun basis pelanggan yang kuat.
Menurut estimasi terbaru dari firma riset pasar Datum Intelligence, Blinkit masih memimpin pasar dengan sekitar 3,4 juta hingga 3,6 juta pesanan harian. Diikuti oleh Zepto dengan 2,4 juta hingga 2,6 juta pesanan per hari, kedua platform ini jauh meninggalkan kompetitor lainnya.
Flipkart kini secara signifikan mempersempit jarak dengan Instamart, yang merupakan pemain terbesar ketiga di antara tiga pemimpin pasar yang sudah mapan.
Instamart sendiri masih mempertahankan skala operasional yang masif dengan lebih dari 14 juta pengguna aktif bulanan. Layanan ini mengoperasikan lebih dari 1.200 dark store — gudang kecil yang tidak melayani pembeli langsung, hanya untuk pengiriman — di lebih dari 130 kota.
Namun, Flipkart telah menggerakkan pertumbuhan pesat ini melalui ekspansi agresif infrastruktur pengirimannya. Flipkart Minutes kini mengoperasikan sekitar 1.020 hingga 1.050 pusat pemenuhan mikro, naik signifikan dari 600 pada Januari dan sekitar 340 setahun yang lalu.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor
















