Google Rilis Fitbit Edge, Smartwatch Ramping dengan Fitur Perbaikan Mandiri

Google baru saja memperkenalkan Fitbit Edge sebagai solusi bagi pengguna yang merasa Pixel Watch terlalu tebal dan mencolok di pergelangan tangan.
Perangkat ini hadir sebagai jawaban atas kritik panjang mengenai desain Pixel Watch 5 yang memiliki ketebalan mencapai 12,3 milimeter. Ukuran layar yang bulat dan menonjol sering dianggap kurang estetis dibandingkan kompetitor seperti Samsung Galaxy Watch atau Apple Watch.
Fitbit Edge dirancang dengan profil yang sedikit lebih tipis, yaitu 11,5 milimeter. Meski belum bisa menandingi kelangsingan produk pesaing, perangkat ini menawarkan alternatif yang lebih nyaman dipakai untuk aktivitas sehari-hari dibandingkan seri Pixel Watch sebelumnya.
Secara desain, perangkat ini sangat mirip dengan Fitbit Charge 6 yang sudah dikenal luas. Keduanya memiliki ketebalan serupa dan menggunakan tipe layar yang sama, namun Google memberikan sentuhan berbeda pada Fitbit Edge.
Salah satu pembaruan besar adalah fitur kemampuan perbaikan secara mandiri oleh pengguna. Langkah ini menjadikan Fitbit Edge sebagai perangkat pertama dari keluarga Fitbit yang mendukung skema perbaikan perangkat keras secara langsung oleh pemiliknya.
Harga yang ditawarkan lebih mahal 20 dolar AS atau sekitar Rp310 ribu dibandingkan seri pendahulunya. Perbedaan harga ini memicu diskusi di kalangan pengamat teknologi mengenai nilai manfaat yang diberikan dari peningkatan fitur yang ada.
Dari sisi daya tahan baterai, perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga tujuh hari dalam satu kali pengisian daya. Namun, catatan khusus diberikan jika pengguna mengaktifkan fitur layar selalu menyala atau always-on display, karena daya tahan baterai akan merosot drastis menjadi hanya dua hari saja.
Fitur tambahan lain yang disematkan adalah tombol fisik di bagian samping perangkat. Tombol ini berfungsi layaknya Action Button pada produk Apple, yang memudahkan pengguna untuk mengaktifkan mode olahraga atau memilih menu secara cepat tanpa harus menyentuh layar.
Pengembangan perangkat lunak pada Fitbit Edge juga membawa peningkatan akurasi pelacakan tidur sebesar 15 persen. Data kesehatan ini akan ditampilkan melalui layar OLED yang dilapisi dengan Corning Gorilla Glass 3 untuk menjamin durabilitas layar.
Integrasi dengan ponsel pintar tetap menjadi fokus utama Google pada produk ini. Pengguna dapat menerima notifikasi pesan singkat, memantau panduan arah dari Google Maps, serta melihat metrik kebugaran secara langsung melalui layar jam tangan.
Bagi konsumen yang tertarik, Fitbit Edge kini telah dibuka untuk pemesanan awal. Produk ini dijadwalkan akan tersedia secara luas di pasar global pada 27 Oktober mendatang.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor










