Gudang Raksasa E-commerce Rusia Diserang Drone Ukraina Lagi

Serangan drone jarak jauh Ukraina kembali menargetkan gudang milik Wildberries, peritel daring terbesar di Rusia. Ini adalah insiden kedua yang menimpa fasilitas raksasa e-commerce tersebut dalam rentang waktu kurang dari dua bulan.
Pada hari Kamis, 27 Agustus 2026, sebuah gudang Wildberries dilaporkan dihantam oleh drone, memicu kebakaran dahsyat yang meluluhlantakkan seluruh fasilitas. Peristiwa ini menambah daftar kerugian signifikan bagi salah satu pemain kunci di sektor ritel online Rusia.
Sebelumnya, pada 18 Juli lalu, pasukan Ukraina juga menyerang depot Wildberries di wilayah Tambov, tenggara Moskow. Serangan tersebut kala itu menewaskan tujuh orang dan menjadi penanda dimulainya kampanye berulang yang menyasar infrastruktur e-commerce raksasa ini.
Baca Juga:
- 14 Bayi Baru Lahir Tewas Akibat Kebakaran RS Islamabad
- Meta Disanksi Rp260 T, Aturan Radiasi Nuklir Berubah Drastis
- AS Cabut Visa Massal 200 Ribu Pencari Suaka: Kebijakan Baru Trump
Wildberries, yang kerap disebut sebagai "Amazon Rusia", merupakan perusahaan ritel online terbesar di negara tersebut. Pihak Wildberries sendiri telah mengonfirmasi serangan dan kebakaran yang terjadi di depotnya di Tambov.
Kampanye serangan udara yang berulang ini menyoroti kerentanan rantai pasok dan logistik perusahaan besar Rusia terhadap taktik baru perang. Dampak ekonominya diperkirakan cukup signifikan, mengingat skala operasional Wildberries di seluruh negeri.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor








