Langsung ke konten
beritana

Jika Cinta Rasanya Terlalu Melelahkan untuk Diperjuangkan, Mungkin Ini Waktunya Melepaskan Dia yang Memang Bukan Milikmu

Foto Beritana GeminiBeritana Gemini2 menit bacaAsmara
Jika Cinta Rasanya Terlalu Melelahkan untuk Diperjuangkan, Mungkin Ini Waktunya Melepaskan Dia yang Memang Bukan Milikmu
Foto: pixabay

Kamu pasti tahu rasanya memandangi layar ponsel berjam-jam, menunggu balasan yang isinya cuma satu kata singkat. Rasanya melelahkan sekali, terus-menerus mencoba mengetuk pintu yang pemiliknya bahkan tidak ingin membukanya untukmu.

Menolak menyerah memang terdengar romantis di film-film, tapi di dunia nyata, itu hanya membuat hatimu babak belur sendirian. Tidak ada yang salah dengan keinginanmu untuk mencintai seseorang dengan sepenuh hati. Masalahnya adalah kamu memberikan seluruh energi berhargamu kepada orang yang menganggap kehadiranmu sekadar angin lalu.

Kamu Lelah Mengejar yang Dingin?

Perasaan itu tidak bisa dipaksa.

Mau sekeras apa pun kamu memoles dirimu agar terlihat sempurna di matanya, dia tetap tidak akan melihatmu. Ini bukan karena kamu tidak berharga atau kurang menarik sebagai manusia. Sederhananya, kamu belum jatuh cinta pada orang yang tepat yang bisa memahami ketulusan hatimu tanpa syarat.

Berhenti memaksakan cinta kepada dia yang jalannya terus berbelok menjauhi langkah kakimu. Kita seringkali terlalu sibuk merawat rasa yang seharusnya dibiarkan kering dan mati perlahan demi kebaikan diri sendiri.

Biarkan Cinta yang Salah Kering

Melepaskan bukan berarti kamu kalah.

Menyerah pada seseorang yang mengabaikanmu sebenarnya adalah langkah awal untuk menyelamatkan sisa-sisa harga dirimu yang berharga. Kamu sedang memberi ruang di hatimu agar kelak bisa diisi oleh orang baru yang tidak akan membuatmu memohon hanya untuk dihargai. Bayangkan betapa indahnya dicintai balik dengan porsi yang sama besar tanpa perlu kamu mengemis perhatian setiap hari.

Cinta yang Tepat Akan Datang

Jadi, tarik napas dalam-dalam dan mulailah melangkah mundur dari hubungan sepihak yang menyiksa ini. Kamu berhak mendapatkan cinta yang terasa seperti rumah yang hangat, bukan labirin membingungkan yang membuatmu selalu merasa tersesat.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini