Untuk Kamu yang Sengaja Dibuat Terbang Lalu Dijatuhkan, Ingat Kalau Jatuh Cinta Itu Bukan Bahan Bercandaan

Kamu pernah nggak, sih, ngerasa udah buka hati lebar-lebar karena dia yang ngetuk duluan, tapi pas kamu udah sayang, dia malah jalan mundur?
Kalau kamu lagi ngerasain ini, wajar banget kalau dada rasanya sesak dan kepalamu penuh sama pertanyaan 'salah gue apa?'. Kamu nggak sendirian, kok, karena banyak dari kita yang terjebak sama orang yang cuma penasaran, bukan beneran sayang. Rasanya emang se-absurd itu, ditinggal pas lagi sayang-sayangnya.
Kenapa Harus Datang Kalau Cuma Iseng?
Dia datang dengan segala perhatian manisnya, bikin kamu percaya kalau kali ini bakal beda.
Tapi kenyataannya, dia cuma pengen tahu rasanya bisa naklukin hati kamu atau nggak. Pas ego dia udah terpenuhi dan kamu mulai bergantung, dia langsung merasa tugasnya selesai.
Hati manusia itu bukan mainan yang bisa diberesin dan ditaruh di rak begitu kamu bosen memainkannya. Nggak adil rasanya ketika kamu ditinggal beresin pecahan hati sendirian, sementara dia melenggang santai seolah nggak terjadi apa-apa. Tindakan dia yang datang lalu pergi sesuka hati itu jahat banget, serius.
Jatuh Cinta Itu Bukan Bahan Bercandaan
Sebenernya simpel, kalau nggak niat serius, ya jangan pernah mulai ngetuk pintu hati orang lain.
Kamu berhak marah dan kecewa karena perasaan kamu itu berharga, bukan sekadar tempat singgah sementara dia lagi kesepian. Menyayangi seseorang itu butuh tanggung jawab emosional, bukan cuma modal manis di awal terus hilang pas keadaan mulai serius. Jadi, berhenti menyalahkan diri sendiri atas ketidakmampuan dia untuk menetap.
Kamu Berhak Dapatkan yang Lebih Baik
Mulai sekarang, yuk pelan-pelan tutup lagi pintunya buat orang-orang setengah hati yang cuma mau numpang lewat. Kamu layak dicintai oleh seseorang yang tahu cara menghargai kehadiranmu, bukan yang bikin kamu melayang lalu menjatuhkanmu tanpa perasaan.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor











