Jika Dia Bisa Tidur Nyenyak Tanpa Tahu Kabarmu, Mungkin Memang Kamu Bukan Prioritasnya

Kamu menatap layar ponsel sampai matanya perih, menunggu notifikasi yang tak kunjung muncul. Padahal, sudah lewat tengah malam dan kamu tahu persis dia sudah tidak lagi aktif di media sosial.
Kamu tidak sendirian. Banyak dari kita pernah berada di posisi itu, menatap layar gelap dengan harapan kosong. Rasanya seperti ada lubang di dada yang makin lama makin melebar karena rasa cemas yang tak terjawab.
Kamu Bukan Pilihan Utama
Dia bilang dia sibuk. Dia bilang pekerjaannya menumpuk sampai tidak sempat memegang ponsel seharian. Kamu berusaha mengerti karena kamu tahu dia punya kehidupan di luar sana.
Namun, sesibuk apa pun orang, dia pasti punya waktu untuk buang air atau sekadar menarik napas. Kalau dia tidak memberi kabar, itu bukan karena dia tidak punya waktu, tapi karena kamu tidak masuk dalam daftar hal yang perlu dia pikirkan hari itu.
Sakit memang menyadarinya. Tapi terkadang, kita harus berhenti membela perilaku orang yang jelas-jelas mengabaikan keberadaan kita.
Jangan Terjebak Alasan Klasik
Kamu mungkin merasa dia sangat peduli saat sedang butuh saja. Ketika semuanya lancar, kamu justru seperti bayangan yang bisa dia abaikan kapan pun dia mau.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor















