Jika Kamu Capek Pura-Pura Sempurna, Mungkin Ini Waktunya Cari Orang yang Bisa Menertawakan Kekonyolanmu

Kamu pernah nggak sih, merasa capek banget karena harus terus-terusan jaga image di depan pasangan? Seolah kalau kamu sedikit saja terlihat konyol atau menunjukkan sisi anehmu, dia bakal langsung lari menjauh.
Rasanya wajar sekali kalau kamu merasa lelah seperti itu. Kita semua memang punya rasa takut kalau sisi berantakan kita bakal bikin orang lain ilfeel dan akhirnya pergi meninggalkan kita sendirian.
Cari yang Mau Menertawakan Keanehanmu
Sebagian orang memang cuma mau menikmati kelebihanmu saja. Mereka ingin kamu terlihat cantik, keren, atau sukses di setiap kesempatan, padahal realitanya kita semua adalah manusia yang penuh dengan kekurangan.
Masalahnya, hubungan yang dipaksakan untuk selalu terlihat sempurna itu membosankan dan bikin sesak. Kamu jadi kayak aktor yang sedang bermain peran, padahal rumah seharusnya jadi tempat paling aman untuk jadi diri sendiri yang paling berantakan.
Jangan Takut Jadi Aneh
Coba deh, sekali-kali lepas topeng itu. Kalau dia memang orang yang tepat, dia tidak akan merasa malu saat kamu bertingkah konyol atau mengeluarkan sisi dirimu yang mungkin bagi orang lain terasa aneh.
Justru di momen-momen itulah kamu bakal tahu siapa yang benar-benar peduli. Orang yang menerima kekuranganmu di awal tidak akan pergi saat badai datang, karena dia memang sudah melihat semua keburukanmu dan memilih untuk tetap tinggal di sana.
Kamu Layak Diterima Utuh
Kalau kamu menemukan orang yang justru tertawa melihat kekonyolanmu, pegang dia erat-erat. Itu tanda kalau dia tidak sedang menjalin hubungan dengan citra dirimu, tapi dengan jiwamu yang apa adanya.
Kamu tidak butuh seseorang yang cuma mencintai kelebihanmu karena itu terlalu gampang untuk dilakukan siapa saja. Kamu butuh seseorang yang tahu betapa berantakannya kamu, tapi tetap merasa bahwa kamu adalah hal paling menyenangkan untuk diajak berbagi hidup setiap hari.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor
















