Jika Rasa Lelah Sudah Sampai Puncaknya, Mungkin Kamu Cuma Ingin Seseorang yang Menetap

Kamu pasti pernah merasa capek sekali dengan proses perkenalan yang itu-itu saja.
Baru saja mulai dekat, lalu tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Padahal kamu sudah mulai menaruh harap, sudah membayangkan bakal jadi apa hubungan ini nanti.
Kamu tidak sendirian kok merasakannya. Hampir semua orang pernah ada di fase bosan dengan drama patah hati dan lelahnya mengulang bab dari awal lagi dengan orang asing yang baru.
Capek Mengoleksi Nama Mantan
Jujur saja, daftar mantan itu sebenarnya bukan bukti kamu laku keras. Itu cuma kumpulan luka yang belum sembuh total.
Setiap kali kamu mengakhiri hubungan, ada bagian dari dirimu yang ikut tertinggal di sana. Sampai akhirnya kamu merasa tidak punya sisa energi lagi untuk sekadar berkenalan atau menanyakan kabar orang baru.
Kamu hanya ingin berhenti. Kamu ingin satu nama ini jadi yang terakhir, tanpa ada lagi drama perpisahan atau obrolan basi soal kenapa kita tidak bisa bersama lagi.
Bukan Soal Mencari yang Sempurna
Kita sering terjebak berpikir kalau kita harus mencari orang yang sempurna agar tidak perlu lagi mencari orang lain. Padahal yang kamu butuhkan cuma seseorang yang cukup waras untuk mau berjuang saat keadaan sedang sulit.
Kamu hanya perlu seseorang yang punya niat yang sama untuk tidak menyerah. Seseorang yang paham bahwa cinta bukan soal menemukan sosok tanpa celah, tapi soal memilih untuk tetap tinggal meski ada bagian yang retak.
Semoga Kamu Memang Rumahnya
Sekarang kamu sedang bersama seseorang yang terasa beda. Ada rasa takut yang menyelinap, takut kalau dia juga bakal jadi sekadar singgah seperti yang sebelum-sebelumnya.
Tapi coba tarik napas dulu. Tidak perlu membebani hubungan ini dengan ekspektasi masa depan yang terlalu berat, karena yang paling penting adalah hari ini kalian masih memilih satu sama lain.
Berhentilah memikirkan apakah dia yang terakhir atau bukan, karena jawabannya hanya bisa kamu temukan dengan terus berjalan bersamanya. Nikmati saja dulu hangatnya keberadaannya tanpa harus cemas kapan dia akan pergi.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor












