Jika yang Kamu Anggap Terbaik Memilih Pergi, Mungkin Itu Cara Tuhan Menyelamatkan Hidupmu

Rasanya seperti dunia tiba-tiba berhenti berputar saat dia memutuskan buat menjauh secara sepihak.
Kamu sudah memberikan segalanya, mulai dari waktu sampai perasaan paling dalam, tapi ternyata itu belum cukup untuk menahan dia tetap tinggal di sampingmu. Wajar kalau sekarang kamu merasa kosong dan bingung harus menyalahkan siapa atas semua rasa sakit yang datang tiba-tiba ini. Memang rasanya sesak, seperti ada bagian dari dirimu yang ikut hilang terbawa pergi bersama langkah kakinya.
Dia Memang Bukan Untukmu, Kok
Kamu menganggap dia yang terbaik karena hanya dia yang mengisi hari-harimu belakangan ini.
Padahal, mata kita sering kali tertutup oleh rasa sayang yang terlalu besar sampai kita tidak sadar ada banyak hal yang sebenarnya dipaksakan. Kamu terlalu sibuk meyakinkan diri bahwa dia adalah orangnya, sampai lupa bertanya apakah dia benar-benar menghargai keberadaanmu di sana dengan tulus.
Kita sering kali sangat keras kepala memegang sesuatu yang sebenarnya sudah ingin lepas sejak lama. Kamu merasa dia yang paling tepat, tapi Tuhan melihat apa yang tidak kamu lihat saat kamu sedang tidak ada di sampingnya. Mungkin perginya dia adalah jawaban dari doa-doa perlindungan yang sering kamu ucapkan tanpa sadar setiap malam sebelum tidur.
Tuhan Melihat Yang Kamu Lewatkan
Terkadang, dilepaskan dari seseorang adalah bentuk kasih sayang yang paling nyata dari semesta.
Kamu mungkin menangis hari ini karena merasa kehilangan orang yang paling berharga di dalam hidupmu. Namun, kamu tidak pernah tahu bencana apa yang sedang Tuhan jauhkan dari masa depanmu lewat perpisahan yang menyakitkan ini. Bisa jadi dia yang kamu tangisi itu punya sisi yang bakal bikin kamu hancur kalau sampai kalian dipaksa terus bersama sampai tua nanti.
Ada Bahagia Baru Menunggu Kamu
Ruang kosong di hatimu sekarang bukan untuk dibiarkan sepi selamanya.
Tuhan sedang membersihkan tempat itu supaya nantinya ada orang baru yang masuk dengan membawa ketenangan yang jauh lebih masuk akal. Seseorang yang tidak akan membuatmu bertanya-tanya apakah kamu cukup berharga atau tidak untuk dicintai setiap harinya.
Tarik napas dulu pelan-pelan, biarkan dirimu berduka sebentar saja karena itu manusiawi. Besok atau lusa, kamu akan bangun dan sadar kalau kehilangan dia adalah cara dunia memberimu ruang untuk bertemu dengan bahagia yang jauh lebih tenang.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor















