Juventus Tertahan 2-2 oleh Rennes, Rekor Sempurna di Liga Europa Terhenti

Laju sempurna Juventus dalam kompetisi Liga Europa musim 2026/2027 akhirnya menemui hambatan besar di Allianz Stadium pada Jumat dini hari WIB.
Tim berjuluk I Bianconeri ini harus puas berbagi angka 2-2 saat menjamu Rennes dalam laga yang berlangsung sengit sepanjang 90 menit.
Pertandingan baru berjalan lima menit ketika publik tuan rumah bersorak. Bek Zeki Celik berhasil membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Nick Woltemade, memberikan sinyal dominasi awal bagi Juventus.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Rennes segera merespons lewat skema serangan balik yang rapi. Mousa Tamari menaklukkan kiper Guglielmo Vicario pada menit ke-15 melalui sontekan jarak dekat yang membungkam tribun pendukung tuan rumah.
Situasi semakin sulit bagi Juventus menjelang turun minum.
Wasit menunjuk titik putih setelah Douglas Luiz melakukan pelanggaran handball di dalam kotak penalti. Boulaye Dia yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, membawa tim tamu berbalik unggul 2-1 sebelum jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, Juventus meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Tekanan yang konsisten akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66 saat Nick Woltemade mencetak gol penyeimbang melalui tendangan penalti.
Penalti diberikan wasit setelah Bryan Reynolds melakukan pelanggaran tangan di area terlarang, sebuah kesalahan yang memberikan napas bagi skuad asuhan Luciano Spalletti untuk kembali ke permainan.
Pelatih Luciano Spalletti kemudian mencoba mencari gol kemenangan dengan memasukkan tenaga baru seperti Jeremie Boga dan Jhon Lucumí untuk menambah daya gedor.
Harapan sempat muncul di menit ke-88 saat Lucumí berhasil menceploskan bola ke gawang Rennes. Namun, kegembiraan tersebut hanya berlangsung sesaat karena wasit membatalkan gol itu setelah meninjau VAR yang menunjukkan posisi offside.
Hasil imbang ini membuat Juventus tertahan di posisi empat klasemen sementara dengan perolehan tujuh poin. Di sisi lain, Rennes kini mengumpulkan lima poin dan duduk di peringkat 13 dalam kompetisi antarklub kasta kedua Eropa tersebut.
Liga Europa merupakan turnamen bergengsi kedua di bawah naungan UEFA setelah Liga Champions. Kompetisi ini melibatkan klub-klub peringkat menengah hingga atas dari liga-liga top Eropa yang bersaing memperebutkan tiket otomatis ke Liga Champions musim berikutnya.
Bagi Juventus, hasil ini menjadi pengingat bahwa persaingan di fase grup kian kompetitif. Strategi rotasi pemain yang dilakukan Spalletti pada menit-menit akhir belum mampu memecah kebuntuan, mencerminkan kebutuhan tim untuk lebih klinis dalam menyelesaikan peluang di depan gawang lawan.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380460/original/008737500_1792704230-000_D4674PD.jpg)





