Menanggapi aksi main hakim sendiri ini, kepolisian bergerak cepat dengan melakukan penangkapan terhadap enam orang warga. Para tersangka adalah Rahul Patel, Suraj Yadav, Alok Patel, Yogendra Patel, Alok Yadav, dan Sachin Patel.
Keenam orang tersebut sempat diamankan pihak berwenang namun kemudian dibebaskan setelah membayar jaminan. Meski pelaku telah dibebaskan, aparat menegaskan bahwa proses hukum terkait tindakan penyekapan tersebut masih terus berjalan.
Pihak kepolisian juga berkomitmen untuk mendalami keluhan masyarakat mengenai buruknya layanan jaringan di daerah tersebut. Investigasi akan difokuskan pada alasan teknis mengapa kualitas 5G di Desa Hardauli tidak mencapai standar yang dijanjikan operator.
Hingga saat ini, pihak penyedia layanan telekomunikasi swasta yang menaungi menara tersebut belum memberikan pernyataan resmi kepada publik. Kesenjangan antara janji pemasaran teknologi 5G dan realita infrastruktur di wilayah pedesaan sering kali memicu gesekan sosial di India.
Kasus ini memberikan gambaran mengenai besarnya ketergantungan masyarakat modern terhadap akses internet yang stabil. Ketidakpuasan yang memuncak kerap berujung pada aksi radikal ketika kanal komunikasi formal antara pengguna dan penyedia layanan dianggap tidak lagi efektif.