Persita Resmi Pinjam Dion Markx dari Persib, Perkuat Lini Belakang di BRI Super League 2026/27

Persita Tangerang secara resmi mengumumkan peminjaman Dion Markx dari Persib Bandung selama satu musim penuh. Langkah strategis ini diambil untuk memperkokoh lini pertahanan Pendekar Cisadane menghadapi ketatnya kompetisi BRI Super League 2026/27, liga sepak bola kasta tertinggi di Indonesia.
Pemain berusia 21 tahun itu akan mengenakan nomor punggung 44. Ia akan menjadi bagian integral dari jajaran bek tengah Persita, bergabung bersama Javlon Guseynov, Tamirlan Kozubaev, Ryuji Utomo, dan Charisma Fathoni.
Dion Markx, yang lahir di Nijmegen, Belanda, pada 29 Juni 2005, memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Palembang. Perjalanan karirnya dimulai di Akademi Vitesse dan NEC Nijmegen, dua institusi pembinaan pemain muda terkemuka di Belanda, sebelum menapaki jenjang profesional bersama klub TOP Oss.
Proses naturalisasi Dion sebagai warga negara Indonesia telah rampung sejak Februari 2025. Ia kemudian resmi bergabung dengan Persib pada pertengahan musim 2025/26, meskipun kesempatan bermainnya terbilang minim di skuad Maung Bandung.
Manajer tim Persita, Abdurahman, menyatakan keyakinannya terhadap potensi Dion. "Kami yakin kemampuan Dion akan menambah kekuatan lini pertahanan Pendekar Cisadane," ujarnya.
Abdurahman menambahkan bahwa Dion sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk memberikan kontribusi terbaik di musim baru bersama tim barunya. Kedatangan Dion diharapkan mampu memberikan stabilitas dan opsi taktik yang lebih beragam di lini belakang Persita.
Di sisi lain, pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, angkat bicara mengenai keputusan meminjamkan Dion serta Saddil Ramdani. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut didasari oleh kebutuhan fundamental agar para pemain mendapatkan kesempatan bermain yang lebih substansial musim ini.
"Ini semua tentang tim. Ini bukan tentang Mark, bukan tentang Igor, bukan tentang Saddil atau Djupe," kata Igor kepada awak media pada 5 September 2026.
Igor menjelaskan, Dion membutuhkan menit bermain reguler setelah lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan pada musim sebelumnya. Kondisi ini berbeda dengan Kakang Rudianto, bek muda Persib lainnya, yang sudah memiliki pengalaman dan jam terbang yang cukup tinggi bersama tim utama.
"Kakang adalah pemain yang sudah menjadi pemain inti di Persib," ujar Igor. "Dia bermain paling banyak menit dalam tiga tahun terakhir."
Lebih lanjut, Igor juga membeberkan alasan di balik peminjaman Saddil Ramdani, seorang pemain berstatus tim nasional yang juga membutuhkan menit bermain. Pelatih asal Serbia itu berharap Saddil bisa terus mengembangkan kemampuannya dengan kesempatan tampil yang lebih banyak.
"Dia tidak banyak bermain tahun lalu. Dia punya status di tim nasional, dan kita ingin yang terbaik agar dia bisa bermain," tutur Igor.
Pelatih Persib itu menekankan bahwa skuad musim ini memiliki banyak opsi di posisi yang biasa ditempati Saddil. Oleh karena itu, peminjaman menjadi solusi terbaik untuk memastikan perkembangan optimal bagi sang pemain tanpa mengurangi kekuatan tim inti.
Igor juga mengingatkan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap tim baru bisa dilakukan setelah seluruh rangkaian kompetisi selesai. Ia meminta dukungan penuh dari para bobotoh, pendukung setia Persib, untuk percaya pada setiap proses dan keputusan yang diambil oleh staf pelatih.
Menjelang laga penting melawan PSM Makassar, Igor menegaskan fokus utama tim adalah memberikan performa terbaik di lapangan. Tim harus tetap solid dan tidak terganggu oleh berbagai persoalan di luar pertandingan, sebuah pesan penting untuk menjaga konsentrasi pemain.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor








