Siasat Indonesia Gaet Investor Asing Atasi Triple Defisit

Indonesia kini membutuhkan kehadiran investor asing untuk mengatasi tantangan triple defisit yang sedang melanda perekonomian nasional. Masuknya aliran modal dari investor asing ini dinilai krusial guna menutup celah defisit anggaran hingga kesenjangan investasi di dalam negeri. Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menjelaskan bahwa tiga defisit yang dihadapi saat ini mencakup APBN, neraca transaksi berjalan, dan saving investment gap.
Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, pemerintah perlu konsisten menjaga kebijakan yang ramah terhadap investasi. Upaya menarik minat penanaman modal ini tidak hanya menyasar sektor riil saja melainkan juga pasar keuangan. Pada sektor fiskal, pemerintah bisa menawarkan surat utang negara agar menjadi instrumen pendanaan yang menarik.
Selain pasar obligasi, aliran dana masuk pada pasar saham dan investasi langsung secara riil juga sangat dibutuhkan untuk memperkuat transaksi berjalan. Andry optimistis Indonesia memiliki daya tarik yang kuat berkat capaian pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang mencatatkan angka lima koma dua puluh sembilan persen. Angka pertumbuhan yang solid ini menjadi modal berharga di tengah ketidakpastian situasi ekonomi global dan geopolitik.













