Etika di dalam kawasan juga menjadi poin yang sangat ditekankan oleh pihak pengelola. Pengunjung dilarang keras melakukan tindakan yang dapat memicu risiko kebakaran susulan, termasuk membuang sampah sembarangan atau menyalakan api tanpa izin.
Sebelumnya, TWA Kawah Ijen sempat ditutup total sejak Jumat (4/9). Keputusan tersebut diambil karena kondisi karhutla di sekitar jalur pendakian sangat berbahaya, terutama dengan adanya hembusan angin kencang yang membuat api cepat meluas.
Langkah pembukaan kembali ini merupakan upaya pihak BBKSDA Jawa Timur untuk menyeimbangkan pelestarian lingkungan dengan pemenuhan hak akses publik. Seluruh pengunjung diharapkan dapat mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan demi keamanan bersama.
Pihak BBKSDA juga akan terus melakukan pemantauan ketat di lapangan guna memastikan ekosistem yang sempat terdampak api dapat kembali pulih secara alami. Fokus utama adalah menjaga kelestarian flora dan fauna endemik di kawasan cagar alam tersebut.
Kondisi cuaca di area puncak akan terus dievaluasi setiap harinya guna memitigasi kemungkinan risiko bencana lanjutan. Koordinasi dengan instansi terkait tetap dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan di jalur pendakian.