Terdampak PHK? Dapatkan Tiket Khusus TechCrunch Disrupt 2026 Seharga USD 75

Para pekerja industri teknologi global yang terdampak pemutusan hubungan kerja kini berkesempatan mendapatkan tiket khusus TechCrunch Disrupt 2026 dengan harga miring. Penawaran ini diluncurkan sebagai upaya membantu para profesional teknologi kembali masuk ke dalam ekosistem kerja dan membangun jejaring baru setelah badai PHK melanda sektor tersebut.
Penyelenggara menyediakan tiket masuk kategori Expo+ Pass tersebut hanya seharga USD 75 (sekitar Rp1,21 juta) dari harga normal yang jauh lebih tinggi.
Promo terbatas ini hanya berlaku bagi 100 pendaftar pertama yang memenuhi syarat sebelum acara resmi dibuka pada 13 Oktober pukul 08.00 waktu Pasifik. Konferensi tahunan berskala internasional tersebut akan berlangsung selama tiga hari di Moscone West, San Francisco, California. Moscone West sendiri merupakan pusat konvensi terkemuka yang kerap menjadi saksi peluncuran inovasi teknologi dunia.
Langkah ini dinilai sebagai respons nyata terhadap perlambatan ekonomi global yang memicu efisiensi massal di berbagai perusahaan rintisan dalam beberapa tahun terakhir. Ribuan talenta berbakat terpaksa kehilangan pekerjaan, sementara bursa kerja menjadi semakin kompetitif.
"Jangan biarkan pemutusan hubungan kerja membuat Anda berada di pinggir lapangan," demikian pernyataan resmi dari panitia penyelenggara TechCrunch Disrupt.
Acara ini diproyeksikan akan dihadiri oleh lebih dari 10.000 pendiri startup, investor, operator, dan pemimpin industri teknologi dari berbagai belahan dunia. Di area Expo Hall, para peserta dapat berinteraksi langsung dengan lebih dari 300 startup yang sedang memamerkan inovasi terbaru mereka. Interaksi langsung semacam ini membuka peluang karir yang sering kali tidak dipublikasikan melalui portal lowongan kerja konvensional.
Untuk memudahkan proses tersebut, peserta yang sudah membeli tiket dapat langsung memanfaatkan aplikasi resmi TechCrunch Events. Aplikasi ini dilengkapi dengan teknologi pencocokan berbasis kecerdasan buatan untuk merekomendasikan profil orang yang paling relevan dengan minat profesional pengguna.
Pertemuan virtual di aplikasi tersebut nantinya dapat ditindaklanjuti secara langsung melalui sesi tatap muka satu lawan satu di area pameran.
Selain memperluas jaringan, pemegang tiket ini juga dapat mengikuti berbagai sesi diskusi panel untuk memperbarui pengetahuan mereka tentang tren industri terkini. Wawasan baru yang didapatkan dari para ahli ini dapat menjadi bekal berharga untuk menghadapi wawancara kerja berikutnya. Pemahaman mendalam mengenai lanskap bisnis terbaru akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi setiap kandidat.
Meskipun menawarkan akses luas ke area pameran dan sesi diskusi interaktif, tiket seharga USD 75 ini tidak mencakup akses ke panggung industri utama dan sesi meja bundar eksklusif. Bagi peserta yang menginginkan pengalaman konferensi secara menyeluruh, penyelenggara tetap menyediakan opsi tiket reguler dengan fasilitas penuh.
Pendaftaran dapat segera dilakukan melalui laman resmi penyelenggara sebelum kuota tipis sebanyak 100 tiket tersebut habis terisi.
Bagi talenta teknologi asal Indonesia, kesempatan menghadiri acara global semacam ini merupakan jembatan penting untuk memahami dinamika pasar internasional. Banyak praktisi lokal yang kini melirik peluang karir jarak jauh di luar negeri pasca penataan ulang industri di dalam negeri. Melalui platform global, ruang kolaborasi tanpa batas geografis kini semakin terbuka lebar bagi siapa saja yang berani mengambil langkah pertama.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)














