:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509683/original/007030900_1771743691-Thomas_Muller.jpg)
Thomas Muller mengungkapkan pandangan pribadinya terkait peraih trofi Ballon d'Or 2026 yang akan diumumkan pada 26 Oktober mendatang.
Secara mengejutkan, bintang veteran asal Jerman tersebut tidak memasukkan mantan rekan setimnya di Bayern Munchen, Harry Kane, dalam daftar kandidat favorit.
Muller justru lebih menjagokan duo pemain Timnas Prancis, yakni Michael Olise dan Kylian Mbappe, sebagai sosok yang paling layak meraih gelar individu bergengsi tersebut.
Pemilihan ini cukup menarik perhatian banyak pihak karena Kane tercatat sebagai salah satu penyerang paling tajam di Eropa dengan torehan 61 gol pada musim lalu.
Muller menilai bahwa Olise dan Mbappe memiliki keistimewaan tersendiri dalam permainan mereka. Ia terkesan dengan kombinasi teknik mumpuni dan kekuatan fisik yang ditampilkan kedua pemain tersebut di atas lapangan hijau.
Bagi Muller, sosok Pemain Terbaik Dunia harus mampu menghadirkan sentuhan magis yang membuat segala aksi di lapangan terlihat mudah bagi penonton. Ia mengaku performa individu dari pasangan Prancis ini jauh lebih memikat dibandingkan pemain lainnya selama setahun terakhir.
Michael Olise sendiri memang sedang berada dalam performa puncak sepanjang kariernya. Winger berbakat Bayern Munchen ini mencatatkan statistik impresif dengan 31 assist di semua kompetisi level klub, serta menjadi penyumbang tujuh assist terbanyak selama gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Di sisi lain, Kylian Mbappe terus memperkokoh posisinya dalam sejarah sepak bola dunia. Ia berhasil mencetak 10 gol sepanjang turnamen Piala Dunia, yang membuat total koleksi golnya di ajang tersebut mencapai 22 angka.
Catatan tersebut menempatkan Mbappe sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Namun, langkah Prancis yang harus terhenti di babak semifinal saat menghadapi Spanyol dinilai bisa mengurangi poin penilaian bagi kedua pemain tersebut dalam pemilihan Ballon d'Or.
Uniknya, pandangan Olise justru bertolak belakang dengan pilihan Muller. Saat dimintai pendapat, Olise secara terbuka menyatakan bahwa Harry Kane adalah sosok yang paling pantas memenangkan penghargaan tersebut karena performa konsisten sang striker sepanjang musim lalu.
Persaingan menuju Ballon d'Or tahun ini diprediksi akan berlangsung sangat sengit. Selain nama-nama yang disebutkan di atas, bintang muda Barcelona dan tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, juga disebut sebagai kandidat serius setelah sukses membawa negaranya menjuarai Piala Dunia.
Penilaian para juri nantinya tidak hanya akan terpaku pada jumlah gol semata. Dampak nyata di panggung besar dan kualitas individu akan menjadi faktor penentu utama siapa yang berhak menyandang gelar pemain terbaik dunia pada Oktober nanti.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor