Travis Kalanick Kritik Tajam Investor Modal Ventura: Hanya 1 Persen yang Benar-benar Membantu

Travis Kalanick, pendiri Uber yang terkenal dengan sepak terjangnya di dunia teknologi, kembali melontarkan kritik pedas terhadap para investor modal ventura (VC). Pernyataan terbarunya menyoroti pandangan skeptisnya, dengan menyebut bahwa hanya sekitar 1 persen dari seluruh VC yang mampu memberikan bantuan nyata kepada perusahaan rintisan.
Pandangan Kalanick terhadap VC memang sarat dengan pasang surut. Sebagai pendiri Uber, ia sempat menjadi kesayangan para investor, berhasil menghimpun dana ventura sekitar USD 15 miliar (sekitar Rp243 triliun) yang kala itu merupakan angka belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, hubungannya dengan investor retak setelah perseteruan di dewan direksi dengan Bill Gurley, investor kunci dari firma ventura Benchmark, yang berujung pada pemecatannya dari Uber pada tahun 2017.
Kini, Kalanick kembali dengan ambisi besar, menggalang dana jumbo untuk perusahaan robotiknya, Atoms, yang baru saja mendapatkan pendanaan sebesar USD 1,7 miliar (sekitar Rp27,5 triliun).
Pendanaan tersebut dipimpin oleh firma Andreessen Horowitz, dengan Ben Horowitz, salah satu pendiri, turut bergabung dalam jajaran dewan direksi perusahaan. Dalam sebuah episode podcast David Senra yang tayang pekan lalu, Kalanick secara gamblang menyatakan bahwa ia masih "geram" atas pertikaian di dewan direksi Uber dan secara terang-terangan melarang para pendiri perusahaan rintisan untuk mencari dana dari Benchmark.
Meskipun demikian, sentimen negatifnya terhadap Benchmark tampaknya tidak berdampak fatal. Firma investasi terkemuka itu justru baru saja menghimpun dana tambahan sebesar USD 2 miliar (sekitar Rp32,4 triliun) dari dua dana baru pada bulan Juni lalu.











