Ulasan vivo V80 Lite 5G: Ponsel Baterai Jumbo dengan Harga Rp7 Jutaan

Menjelang akhir Oktober 2026, vivo secara resmi memperkenalkan vivo V80 Lite 5G ke pasar Indonesia. Perangkat ini menarik perhatian publik berkat kapasitas baterai 10.000 mAh yang diklaim sebagai yang terbesar dalam sejarah lini produk vivo.
Ponsel ini dipasarkan dengan harga Rp7.299.000 untuk varian 6 GB/128 GB, sementara versi 6 GB/256 GB dibanderol Rp7.999.000. Strategi harga tersebut menempatkan perangkat ini di segmen menengah yang menyasar pengguna dengan mobilitas tinggi.
Daya tarik utama perangkat terletak pada teknologi baterai silikon karbon generasi keempat yang mampu menyimpan energi lebih besar dalam ukuran ringkas. Berkat inovasi tersebut, ponsel tetap nyaman digenggam meski mengusung kapasitas daya dua kali lipat lebih besar dari rata-rata ponsel kelas menengah yang beredar di pasar saat ini.
Performa ketahanan baterai vivo V80 Lite 5G bahkan mencatatkan rekor dunia Guinness World Records dalam pengujian siaran langsung selama lebih dari 32 jam. Vivo mengeklaim baterai ini mampu bertahan hingga tujuh tahun dengan kesehatan di atas 80 persen meski telah melalui 1.400 siklus pengisian daya.
Di sektor layar, pengguna disuguhkan panel AMOLED 6,83 inci beresolusi 1.5K dengan refresh rate 120 Hz. Visual yang dihasilkan sangat tajam dan mampu mencapai tingkat kecerahan 2.000 nit, sehingga layar tetap terbaca jelas meski berada di bawah terik sinar matahari langsung.
Ketangguhan bodi ponsel ini juga menjadi nilai jual tersendiri dengan dukungan sertifikasi IP68 dan IP69 yang membuatnya tahan terhadap air bertekanan. Selain itu, perangkat telah mengantongi standar ketahanan militer untuk melindungi komponen internal dari benturan selama penggunaan di luar ruangan.
Meski memiliki banyak keunggulan, ada catatan serius terkait spesifikasi teknis yang ditawarkan. Penggunaan RAM fisik 6 GB dirasa kurang kompetitif untuk ponsel di rentang harga Rp7 jutaan, mengingat banyak kompetitor sudah menawarkan kapasitas lebih besar.
Sektor performa ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7300e yang lebih optimal untuk penggunaan harian daripada kebutuhan gim berat dengan grafis tinggi. Keterbatasan juga tampak pada konfigurasi kamera belakang yang hanya mengandalkan sensor utama 50 MP tanpa kehadiran lensa ultrawide maupun telefoto.
Kecepatan pengisian daya 44W FlashCharge juga diprediksi membutuhkan waktu cukup lama untuk mengisi kapasitas 10.000 mAh secara penuh. Bagi pengguna yang memprioritaskan daya tahan baterai dan kualitas layar di atas segalanya, vivo V80 Lite 5G tetap menjadi opsi yang patut dipertimbangkan.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379462/original/095287800_1792633034-Khvicha_Kvaratskhelia.jpg)

