Universitas Kanada Rekrut Peneliti Top dari Universitas Harvard

Sejumlah universitas Kanada kini gencar merekrut peneliti top dari berbagai perguruan tinggi ternama di Amerika Serikat seperti Harvard University. Langkah taktis ini diambil guna memanfaatkan momentum pengetatan kebijakan akademik serta pembatasan visa riset yang diberlakukan oleh pemerintah federal Amerika Serikat.
Eksodus ilmuwan terkemuka ini menandai babak baru dalam dinamika perebutan talenta global di bidang sains dan teknologi modern.
Tekanan politik serta penyelidikan yang kian ketat terhadap kolaborasi internasional di Washington membuat atmosfer riset di Negeri Paman Sam dirasa kurang kondusif. Kanada melihat celah politik ini sebagai peluang emas untuk memperkuat posisi akademis mereka di kancah global secara instan. Mereka berani menawarkan jalur imigrasi cepat serta jaminan dana penelitian jangka panjang bagi para akademisi pendatang.
Baca Juga:
- WNA Prancis Konten Kreator Asusila di Bali Resmi Dideportasi
- Tegang! Iran Bersumpah Balas Sanksi AS dengan Nuklir & Minyak
- Gudang Raksasa E-commerce Rusia Diserang Drone Ukraina Lagi
Beberapa universitas terkemuka seperti University of Toronto, McGill University, dan University of British Columbia dilaporkan aktif mendekati para profesor berprestasi. Para ilmuwan yang didekati ini umumnya memimpin laboratorium kelas dunia dengan rekam jejak publikasi ilmiah yang sangat diakui.
"Kami melihat lonjakan aplikasi yang luar biasa dari para peneliti berkaliber sangat tinggi yang saat ini berbasis di Amerika Serikat," ujar salah satu pimpinan rekrutmen akademik di Toronto.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor

















