Zelenskyy Tolak Pemilu di Tengah Perang: Khawatir Perpecahan, Ungkap Rencana Mobilisasi Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy secara tegas menolak gagasan penyelenggaraan pemilu di tengah perang skala penuh melawan invasi Rusia, menyikapi usulan dari mantan menteri pertahanan. Penolakan terhadap pemilu di tengah perang tersebut disuarakan Zelenskyy karena dianggap sangat berisiko, berpotensi memecah belah persatuan nasional pada masa genting ini.
"Saya percaya bahwa dalam perang seperti ini, pemilu itu sendiri merupakan risiko besar," ujar Zelenskyy dalam pernyataan yang dirilis Minggu (3/9/2023). "Pemilu sekarang adalah tsunami bagi negara yang akan memecah belah Ukraina."
Berdasarkan undang-undang darurat militer yang berlaku, seluruh aktivitas pemilihan umum di Ukraina memang ditangguhkan selama negara itu berjibaku melawan pasukan invasi Rusia. Kebijakan ini, yang memprioritaskan stabilitas dan keamanan, mendapat dukungan luas dari masyarakat.













