Binance Resmi Tutup Layanan Mining Pool Setelah Enam Tahun Beroperasi

Bursa mata uang kripto global, Binance, secara resmi mengumumkan penghentian operasional layanan pertambangan aset kripto mereka, Binance Pool, mulai 10 November mendatang.
Keputusan strategis ini mencakup penghentian total terhadap seluruh ekosistem pendukung, termasuk layanan Pool Savings, Cloud Mining, fitur Transaction Accelerator, hingga notifikasi berbasis Telegram.
Bagi pelaku industri, mining pool merupakan layanan yang menggabungkan kekuatan komputasi dari banyak penambang untuk berbagi imbalan blok secara kolektif berdasarkan kontribusi kerja masing-masing. Binance Pool sendiri telah menjadi pemain penting sejak diluncurkan pada April 2020 lalu.
Berdasarkan data dari Hashrate Index, Binance Pool sempat menduduki peringkat kesembilan di antara seluruh pool Bitcoin global pada akhir 2025 dengan total kekuatan mencapai 26 exahash per detik. Angka tersebut setara dengan sekitar 2,3 persen dari total kapasitas jaringan Bitcoin yang beroperasi saat itu.
Namun, pihak bursa menyatakan bahwa penghentian ini merupakan bagian dari tinjauan berkelanjutan terhadap portofolio produk serta layanan mereka. Fokus perusahaan kini tampak bergeser jauh dari infrastruktur teknis pertambangan menuju sektor keuangan tradisional yang lebih luas.
Langkah ini konsisten dengan ekspansi Binance ke pasar ekuitas global. Sejak Juni lalu, pengguna di luar Amerika Serikat kini dapat mengakses lebih dari 7.000 jenis saham dan instrumen investasi ETF melalui platform mereka dengan komisi nol persen.
Para analis menilai pergeseran bisnis ini mencerminkan upaya bursa kripto besar untuk memitigasi ketergantungan pada siklus pasar aset digital yang cenderung volatil. Dengan menawarkan produk saham yang terikat pada blockchain BNB, Binance berusaha membangun stabilitas pendapatan baru.
Seluruh pengguna yang masih aktif dalam layanan mining diminta untuk segera mengalihkan perangkat keras mereka ke pool lain sebelum tenggat waktu yang ditentukan. Binance memastikan bahwa mereka akan tetap memproses sisa imbalan atau saldo yang berhak diterima pengguna, asalkan seluruh prosedur verifikasi identitas telah diselesaikan.
Setelah 10 November pukul 07.00 UTC, koneksi ke server akan diputus secara permanen dan URL Stratum tidak lagi berfungsi. Seluruh halaman terkait Binance Pool dijadwalkan akan menghilang dari situs web resmi perusahaan pada 24 November mendatang.
Langkah penutupan ini bukan yang pertama bagi Binance dalam menyederhanakan layanan mereka. Sebelumnya, mereka juga telah menutup layanan NFT terpusat pada Juli lalu sebagai bagian dari strategi penyegaran produk lama yang dianggap kurang relevan dengan arah bisnis masa depan.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor













