Kinerja ETF Aset Kripto Tertekan di Oktober, Bitcoin hingga Solana Melemah

Ekspektasi pasar kripto akan reli harga yang masif pada bulan Oktober atau yang sering disebut sebagai Uptober, tampaknya belum terwujud bagi produk investasi ETF aset digital.
Data dari pelacak ETF Decrypt menunjukkan arus keluar bersih pada produk investasi Bitcoin, Ethereum, dan Solana sepanjang bulan ini. Fenomena ini membalikkan tren positif yang sempat terjadi pada bulan September lalu.
Secara kumulatif, ETF Bitcoin spot mencatat arus keluar bersih mencapai USD 386,3 juta atau sekitar Rp6 triliun dalam tujuh hari perdagangan pertama di bulan Oktober. Padahal, pada perdagangan Jumat lalu, instrumen ini sempat mendapatkan aliran dana masuk sebesar USD 21,1 juta (sekitar Rp328 miliar).
ETF sendiri merupakan reksa dana yang diperdagangkan di bursa saham, memungkinkan investor memiliki aset kripto tanpa harus memiliki dompet digital atau mendaftar di bursa kripto secara langsung. Produk ini kini menjadi tolok ukur utama bagi sentimen pelaku pasar global terhadap aset digital.
Pergerakan dana di pasar ETF Bitcoin menunjukkan volatilitas tinggi. Setelah sempat mencatatkan arus masuk sebesar USD 292,6 juta pada awal bulan, tekanan jual justru mendominasi pasar pada pertengahan minggu pertama Oktober.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan performa bulan September. Setelah sempat tertekan isu regulasi, Bitcoin ETF sempat membukukan arus masuk beruntun selama sembilan sesi perdagangan dengan total nilai sekitar USD 3 miliar (sekitar Rp46,6 triliun).
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor
















