OpenAI Tuding Pihak Terkait Moonshot AI Mencuri Proses Berpikir Model AI

OpenAI baru saja membongkar upaya sistematis yang dilakukan pihak terafiliasi dengan Moonshot AI untuk menyalin cara kerja internal model kecerdasan buatan mereka. Perusahaan berbasis di Amerika Serikat tersebut menyatakan telah menghentikan aksi pencurian proses penalaran model AI yang dimulai sejak awal Juli 2024.
Kampanye ini terdeteksi pertama kali pada tanggal 1 Juli. Puncaknya, OpenAI mencatat lebih dari 16.000 permintaan ekstraksi data hanya dalam kurun waktu dua hari pada 24 dan 25 Juli 2024.
Kegiatan tersebut melibatkan jaringan besar yang terdiri dari lebih dari 15.000 pengguna. OpenAI mengklaim seluruh akses tidak sah ini berhasil diputus sepenuhnya pada 28 Juli 2024.
Objek yang disasar oleh para pelaku bukanlah jawaban akhir yang diberikan AI kepada pengguna, melainkan proses penalaran atau scratchpad model tersebut. Modern AI kini memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah langkah demi langkah sebelum menyajikan hasil akhir kepada pengguna.
OpenAI melindungi proses internal ini dengan enkripsi khusus. Pihak perusahaan menjelaskan bahwa para pelaku tidak meretas basis data atau membobol enkripsi utama mereka.
Sebaliknya, mereka memanipulasi interaksi model agar proses penalaran yang terenkripsi dapat direproduksi dalam bentuk yang terbaca secara massal. Metode ini melanggar ketentuan layanan yang telah ditetapkan oleh OpenAI bagi para penggunanya.
Salah satu taktik yang digunakan adalah menyalin data penalaran terenkripsi dari satu sesi percakapan untuk kemudian didekodekan melalui model lain. Moonshot AI, perusahaan rintisan asal China yang dikenal melalui chatbot Kimi, belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan ini.
Upaya ini dikenal sebagai penyulingan permusuhan atau adversarial distillation. Praktik tersebut melibatkan penggunaan output atau penalaran model secara tidak sah untuk melatih, mereproduksi, atau meningkatkan performa model AI milik pihak lain.
Distilasi merupakan jalan pintas bagi perusahaan teknologi untuk mendapatkan hasil canggih dari model yang lebih kecil tanpa harus melewati proses pelatihan yang panjang dan mahal. Kondisi ini sering menjadi pemicu ketegangan di industri teknologi global belakangan ini.
Perselisihan mengenai penggunaan data dan output model bukan hal baru bagi OpenAI. Sebelumnya, perusahaan seperti Anthropic dan DeepSeek juga pernah terlibat dalam kontroversi serupa yang melibatkan tuduhan pengambilan data skala industri.
Pemerintah Amerika Serikat bahkan telah menyoroti risiko keamanan nasional dari aksi-aksi ini. Sejak awal tahun 2025, isu mengenai perlindungan hak kekayaan intelektual atas model AI menjadi perdebatan hangat di Kongres Amerika Serikat.
Di sisi lain, Moonshot AI saat ini sedang berupaya melakukan penawaran umum perdana atau IPO di bursa Hong Kong. Mereka menargetkan perolehan dana sebesar USD 3 miliar atau setara dengan Rp46,8 triliun dengan valuasi perusahaan mencapai USD 50 miliar atau sekitar Rp780 triliun.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363256/original/065722700_1790847152-ronaldo_2.jpg)


