Peristiwa ini terjadi di tengah momentum positif bagi Near. Dua hari sebelum insiden, Bitwise meluncurkan ETF Near, sebuah produk investasi yang memungkinkan investor ritel bertaruh pada token NEAR melalui akun broker biasa tanpa perlu dompet kripto. Token NEAR sendiri dilaporkan mengalami penurunan nilai 8,93% menjadi 4,86 dolar AS pada hari kejadian, sementara saham ETF-nya merosot lebih dari 7%.
Fungsi Near Intents dapat diibaratkan seperti loket penukaran mata uang asing yang tidak pernah tutup. Pengguna menyampaikan keinginannya, lalu para pembuat pasar atau perusahaan dagang yang mengutip harga akan bersaing untuk memenuhi pesanan tersebut. Layanan ini diklaim telah memproses lebih dari 30 miliar dolar AS dalam pertukaran di 35 blockchain.
Namun, lapisan perantara inilah yang seringkali menjadi titik lemah dalam ekosistem aset kripto. Pemindahan nilai antar blockchain membutuhkan pengumpulan dana di titik tengah, yang secara alami menjadi sasaran empuk bagi para pelaku kejahatan siber. Insiden peretasan jembatan Harmony pada tahun 2022, yang mengakibatkan hilangnya sekitar 100 juta dolar AS, menjadi contoh nyata kerentanan serupa.
Identitas pemilik dana yang terdampak peretasan ini belum diungkapkan. Penting untuk dicatat bahwa saldo kripto tidak dilengkapi dengan asuransi simpanan ala perbankan, sehingga janji kompensasi dari Near Intents menjadi sangat krusial bagi kepercayaan pengguna.
Near Intents berjanji akan merilis laporan rinci mengenai insiden ini dalam beberapa hari mendatang, memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai kronologi dan langkah-langkah teknis yang diambil.