Pertamina Patra Niaga Buka Tender Penggantian Column Assy 11C-1 di RU IV Cilacap

PT Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan pembukaan tender terbuka untuk proyek penggantian Column Assy 11C-1 di Refinery Unit IV Cilacap.
Pengumuman ini disampaikan perusahaan sebagai langkah strategis dalam menjaga keandalan operasional fasilitas produksi. Proyek ini difokuskan pada area Fuel Oil Complex I yang menjadi salah satu unit vital dalam proses penyulingan minyak mentah di kilang tersebut.
Proses tender terbuka ini akan berlangsung hingga batas akhir pada 24 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Melalui mekanisme tersebut, manajemen perusahaan membuka kesempatan bagi pelaku usaha penyedia barang dan jasa untuk ikut serta dengan syarat yang telah ditetapkan.
Pihak perusahaan menekankan bahwa seluruh tahapan pengadaan akan dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi serta tata kelola yang akuntabel. Standar ini diharapkan mampu menjaring mitra kerja yang kredibel dalam menyelesaikan pekerjaan teknis yang kompleks.
Calon peserta yang berminat dapat mengakses pendaftaran secara daring melalui situs web resmi GEPSMART. Sistem digital ini dirancang untuk memudahkan proses registrasi sekaligus pemantauan dokumen administrasi bagi seluruh calon kontraktor.
Peserta wajib mengikuti seluruh prosedur yang tertera dalam sistem dan mengunduh dokumen tender untuk dipelajari secara saksama. Dokumen tersebut memuat rincian ruang lingkup pekerjaan, persyaratan teknis, serta administrasi yang diperlukan dalam pengajuan penawaran.
Selain dokumen utama, terdapat sejumlah lampiran pendukung yang harus diisi oleh pihak penyedia sebagai syarat mutlak partisipasi. Pertamina Patra Niaga mengingatkan agar para calon peserta mencermati setiap detail teknis tersebut guna menghindari kekeliruan dalam proses pengajuan penawaran.
Keberlangsungan operasional di Refinery Unit IV Cilacap merupakan prioritas tinggi bagi PT Pertamina Patra Niaga. Pergantian komponen Column Assy ini dipandang sebagai perawatan rutin yang bersifat kritikal untuk menjamin efisiensi kilang dalam jangka panjang.
Secara industri, langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam melakukan pemeliharaan aset secara berkala guna mendukung stabilitas pasokan bahan bakar minyak nasional. Kinerja kilang yang terjaga akan berdampak langsung pada kelancaran distribusi energi ke berbagai wilayah di Indonesia.
Para pelaku usaha yang memiliki spesialisasi di bidang konstruksi atau pemeliharaan komponen kilang minyak diimbau untuk segera mendaftarkan diri sebelum tenggat waktu berakhir. Kelengkapan administrasi sejak dini akan mempermudah evaluasi yang dilakukan oleh panitia pengadaan di internal perusahaan.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor










