Daftar Wilayah Indonesia yang Memasuki Musim Hujan pada Oktober 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG baru saja merilis proyeksi awal musim hujan di Indonesia untuk periode 2026 dan 2027. Sebanyak 63 Zona Musim atau ZOM dipastikan mulai memasuki fase musim hujan pada Oktober 2026 ini.
Zona Musim merupakan wilayah yang memiliki karakteristik curah hujan dengan pola yang seragam. Pembagian ini memudahkan masyarakat untuk memahami distribusi hujan di berbagai daerah yang memiliki kondisi geografis berbeda.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa peralihan musim di Indonesia tidak terjadi secara serempak di seluruh wilayah. Sebagian besar daerah di tanah air justru baru akan mengalami awal musim hujan pada periode November hingga Desember 2026.
Faisal menjelaskan bahwa musim hujan tahun ini secara umum datang lebih lambat dibandingkan dengan rata-rata klimatologisnya atau kondisi normal. Meski demikian, total curah hujan yang akan turun sepanjang periode tersebut diprediksi berada dalam kategori normal atau setara dengan kondisi tahun-tahun sebelumnya.
Masyarakat perlu memahami bahwa meski awal musimnya mengalami kemunduran, intensitas hujan tetap harus diwaspadai. Puncak musim hujan sendiri dijadwalkan akan terjadi secara bertahap dalam rentang waktu antara Desember 2026 hingga Februari 2027.
Puncak musim hujan pada Desember 2026 diperkirakan melanda 155 ZOM yang mencakup 36,94 persen luas daratan Indonesia. Wilayah yang terdampak meliputi sebagian besar Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Gorontalo, Maluku, hingga Papua.
Memasuki Januari 2027, giliran 162 ZOM atau 25,68 persen wilayah Indonesia yang mencapai puncak intensitas hujan. Kawasan ini mencakup daerah dengan aktivitas tinggi seperti Jawa, Bali, Riau, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Sementara itu, pada Februari 2027, BMKG memproyeksikan puncak musim hujan akan bergeser ke wilayah lainnya. Sebanyak 190 ZOM atau sekitar 16,79 persen daratan Indonesia, termasuk Lampung, Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku, dan Papua, akan mengalami curah hujan tinggi.
Data ini memberikan gambaran bagi masyarakat untuk mulai melakukan langkah preventif guna menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Memahami pola cuaca sedini mungkin sangat membantu dalam meminimalisir risiko yang muncul saat intensitas hujan meningkat.
Seluruh masyarakat diharapkan terus memantau informasi terkini dari kanal resmi BMKG. Perubahan cuaca yang dinamis sering kali menuntut kesiapsiagaan warga di tiap daerah agar aktivitas harian tidak terganggu secara signifikan oleh cuaca buruk.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor












