
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyalurkan bantuan berupa masker, vitamin, dan obat-obatan kepada masyarakat serta fasilitas kesehatan di Lampung Selatan pada Selasa, 8 September 2026.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat perusahaan terhadap erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu kekhawatiran kesehatan bagi warga di sekitar wilayah terdampak. Penyaluran logistik medis tersebut diprioritaskan pada titik-titik yang membutuhkan dukungan segera.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Fokus utama distribusi meliputi penyediaan masker bagi warga agar terhindar dari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu pernapasan.
Okki mengatakan bahwa BNI turut prihatin atas kondisi yang dihadapi masyarakat di sekitar wilayah terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pihaknya berupaya memberikan dukungan yang dibutuhkan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat selama kondisi tersebut berlangsung.
Sejumlah penerima manfaat telah menerima bantuan tersebut, di antaranya RSIA Hidayah Ibu di Kalianda dan Puskesmas Rajabasa. Selain fasilitas medis, bantuan juga disalurkan langsung kepada warga di Lingkungan 06 Way Urang yang terdampak secara langsung oleh aktivitas gunung berapi tersebut.
Dukungan BNI ini diharapkan mampu menjaga kesiapan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada publik. Keberadaan logistik tambahan dinilai penting agar tenaga medis tetap bisa melayani warga di tengah meningkatnya kebutuhan pemeriksaan kesehatan akibat dampak erupsi.
Selain menyalurkan bantuan fisik, perusahaan menyatakan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi kebutuhan lanjutan yang mungkin diperlukan masyarakat dalam beberapa hari mendatang.
Okki menambahkan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BNI kepada masyarakat. Pihaknya berharap dukungan yang diberikan dapat membantu kebutuhan warga sekaligus mendukung fasilitas layanan kesehatan agar tetap siap memberikan pelayanan optimal.
Langkah ini menempatkan BNI sebagai salah satu entitas BUMN yang aktif menjalankan peran sosial di tengah situasi darurat bencana. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, keterlibatan aktif perusahaan dalam membantu korban bencana alam menjadi cerminan dari semangat tanggung jawab sosial yang diusung oleh perseroan.
Komitmen tersebut sejalan dengan perayaan HUT ke-80 BNI yang mengusung tema Swadharma Bhakti Nagara. Melalui misi tersebut, BNI berupaya terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun negara, terutama saat terjadi kondisi kedaruratan yang menyangkut hajat hidup orang banyak di wilayah terdampak bencana.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau sendiri memang memerlukan kewaspadaan tinggi dari masyarakat setempat. Penggunaan masker dan pemenuhan nutrisi melalui vitamin menjadi protokol dasar yang harus dipenuhi untuk menjaga stamina serta kualitas kesehatan paru-paru di tengah risiko paparan debu vulkanik yang melanda kawasan Lampung Selatan.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor