Inovasi Pembelajaran Daring, Mahasiswa KKN Back To Village Unej Tawarkan Platform Edmodo

Beritana, Pasuruan — Akibat pandemi Covid-19, guru menjadi terhambat dalam proses belajar mengajar. Proses pembelajaran daring berjalan hanya sebatas pemberian tugas tanpa adanya pemberian materi (interaksi) dari pihak guru kepada siswa melalui WhatsApp.
Merespon hal itu, mahasiswa KKN Back to Village kelompok 21 Universitas Jember, Lusy Septia Ningrum melakukan inovasi pembelajaran online melalui “Edmodo” di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Dia mengungkapkan bahwa sebagian besar guru di Kelurahan Kalirejo ini memiliki kendala pada kurangnya skill dan pengetahuan mengenai IPTEK, hal tersebut tentu saja akan mengakibatkan kurangnya kelancaran pada proses kegiatan belajar mengajar. Sehingga proses daring tersebut tentunya berdampak pada siswa dan orang tua siswa.
“Orang tua siswa merasa kesulitan menggantikan profesi guru karena pembelajaran yang berubah menjadi dirumah dengan sistem daring. Siswa juga merasakan sulit menerima materi karena berbagai kendala selama sistem pembelajaran daring,” ungkap Lusy sapaan akrab mahasiswa FKG Unej itu.
Lusy menawarkan pemanfaatkan platform pembelajaran “Edmodo”, sebagai media tepat guna dalam proses pembelajaran daring.
“Platform pembelajaran “edmodo” dipilih karena memiliki beberapa keunggulan diantaranya: tidak perlu men-download aplikasi bisa langsung diakses melalui google, memudahkan guru dalam pemberian materi, tugas dan kuis karena semua fitur sudah terinput dalam sistem “Edmodo, meminimalisir penggunaan memory Hp karena video materi yang diberikan guru dapat diakses langsung (streaming) tanpa perlu di-download serta orang tua dapat memantau perkembangan anak dalam belajar karena tersedia fasilitas “Edmodo for Pant”, paparnya.
Baca juga tulisan lainnya dari Agus Sholeh
Penulis: Agus Sholeh
Editor: Beritana Editor
















