Nicky Butt Dorong Manchester United Tinggalkan Old Trafford demi Stadion Baru

Legenda Manchester United, Nicky Butt, secara terbuka mendesak manajemen klub untuk segera meninggalkan Old Trafford dan merealisasikan rencana pembangunan stadion baru.
Pandangan tersebut ia sampaikan menyusul kondisi fasilitas stadion yang kian tertinggal dibandingkan markas klub-klub papan atas Eropa lainnya. Menurut Butt, status Manchester United sebagai salah satu klub besar dunia menuntut infrastruktur yang lebih representatif dan modern.
Ia mengungkapkan kekecewaan terhadap kualitas Old Trafford yang dinilai sudah tidak layak menyandang predikat sebagai stadion terbaik di Inggris. Permasalahan seperti atap bocor hingga kapasitas tempat duduk yang kurang memadai menjadi bukti nyata perlunya perubahan besar di tubuh klub tersebut.
Pernyataan ini ia sampaikan kepada Midnite, di mana dirinya membandingkan kondisi markas Setan Merah dengan stadion milik klub rival, seperti Arsenal. Ia menegaskan bahwa nostalgia sejarah tidak seharusnya menghambat kemajuan organisasi klub.
Saat ini, pihak manajemen Manchester United diketahui sedang merancang skema pendanaan untuk membangun stadion megah berkapasitas 100.000 penonton. Proyek ini diperkirakan membutuhkan investasi lebih dari 2 miliar poundsterling.
Lokasi pembangunan direncanakan berada di kawasan Trafford Wharfside, tepatnya di atas lahan yang baru saja diakuisisi klub dari Indurent sejauh 350 meter dari lokasi lama. Pengembangan kawasan ini diharapkan mampu membuka 48.000 lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.
Dampak ekonomi dari proyek ambisius tersebut diprediksi mencapai 7,3 miliar poundsterling bagi kawasan regional. Tidak hanya stadion, Manchester United ingin mewujudkan integrasi infrastruktur dengan pembangunan 15.000 unit rumah baru.
Butt menyadari bahwa perpindahan ini akan memicu perdebatan panjang di kalangan suporter karena keterikatan emosional yang kuat. Namun, ia bersikeras bahwa bertahan di Old Trafford dengan kondisi saat ini hanya akan menghambat daya saing klub di level tertinggi.
Terkait potensi perubahan identitas atau hak penamaan stadion, Butt menilai hal itu sebagai konsekuensi logis dari dinamika sepak bola masa kini. Ia meyakini sejarah besar klub tidak akan luntur meski markas mereka berpindah ke lokasi yang lebih mutakhir.
Pihak klub dijanjikan akan memberikan detail rancangan serta kejelasan pendanaan sebelum penutupan tahun ini. Jika rencana ini terealisasi, perpindahan tersebut akan dicatat sebagai salah satu transformasi paling fundamental sepanjang sejarah Manchester United.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor








