AFC Nyatakan Dukungan Penuh untuk Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA

Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC secara resmi memberikan dukungan penuh bagi Gianni Infantino untuk kembali menjabat sebagai Presiden FIFA.
Sikap ini disampaikan langsung oleh Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, dalam Kongres Luar Biasa AFC 2026 yang berlangsung di Tokyo, Jepang, pada Jumat (23/10/2026).
Pernyataan tersebut menandai perubahan arah kebijakan yang cukup signifikan bagi organisasi sepak bola di benua Asia ini. Sebelumnya, AFC sempat berada di posisi berlawanan dengan kebijakan FIFA terkait rencana komersialisasi Piala Dunia melalui pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE).
FIFA Forward Enterprise adalah entitas komersial yang diusulkan FIFA untuk mengelola hak siar dan pendapatan kompetisi dengan melibatkan investor swasta. Rencana ini sempat menuai kritik keras dari berbagai konfederasi dunia.
Pada Juli 2026, AFC sempat bergabung dengan UEFA dan CONCACAF untuk menyuarakan keberatan atas proposal tersebut. Mereka mengkhawatirkan adanya celah dalam transparansi serta tata kelola pengambilan keputusan yang dianggap terlalu terpusat.
Bahkan, pada 10 Agustus 2026, ketiganya menerbitkan surat terbuka yang berisi kecaman tajam terhadap cara Infantino menangani proposal tersebut. Mereka mendesak agar dilakukan peninjauan independen demi menjaga integritas sepak bola global.
Namun, dinamika politik sepak bola dunia berubah dengan cepat jelang pemilihan presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027. Kini, AFC lebih memilih untuk mengedepankan narasi persatuan dibandingkan melanjutkan konfrontasi terbuka terkait kebijakan komersial masa lalu.
Shaikh Salman menegaskan bahwa solidaritas merupakan kunci utama bagi kemajuan sepak bola Asia dan dunia. Ia percaya bahwa pencapaian besar hanya bisa diraih ketika seluruh anggota keluarga besar sepak bola berdiri dalam satu visi yang sama.
Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa perjalanan sepak bola Asia berakar pada kepercayaan dan kemitraan yang erat antar anggota. Dukungan kepada Infantino dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan stabilitas organisasi ke depan.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor













