
Oviedo, Spanyol – Megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi, mendapat sambutan hangat dari ratusan penggemar setianya saat ia tiba di Oviedo, Spanyol, pada Jumat (23/10/2026) dini hari Waktu Indonesia Barat. Kedatangan peraih delapan gelar Ballon d'Or ini adalah untuk menerima Penghargaan Princess of Asturias 2026 kategori olahraga, salah satu anugerah paling prestisius di Negeri Matador.
Sorotan publik langsung tertuju padanya. Jalanan kota Oviedo seketika dipadati lautan manusia yang antusias, berharap dapat melihat langsung sosok pemain Inter Miami tersebut dan mengabadikan momen bersejarah itu.
Didampingi sang istri, Antonela Roccuzzo, Messi menunjukkan kerendahan hatinya dengan menyempatkan diri berpose di hadapan awak media. Ia juga membubuhkan tanda tangan bagi para penggemar yang sabar menunggu di luar hotel tempatnya menginap, menambah kemeriahan suasana.
Penghargaan Princess of Asturias sendiri akan diserahkan dalam upacara agung yang dipimpin langsung oleh Raja Felipe VI dan Ratu Letizia dari Spanyol. Anugerah ini diberikan kepada Messi bukan hanya karena performa dan prestasinya yang luar biasa di lapangan hijau, melainkan juga atas kontribusinya yang signifikan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
Dalam sebuah pernyataan kepada EFE, yang dikutip oleh ESPN, Messi mengungkapkan rasa antusiasme dan syukurnya. "Saya sangat bersemangat dan sangat berterima kasih atas pengakuan ini," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya memahami betul reputasi besar penghargaan tersebut. Pemahaman ini terbangun setelah bertahun-tahun tinggal di Spanyol, kala ia memimpin Barcelona menuju puncak kejayaan dunia sepak bola.
Messi juga menyinggung nilai-nilai fundamental yang telah ditanamkan oleh kedua orang tuanya. Selain itu, ia menyebut Barcelona sebagai sebuah entitas krusial yang membentuk perjalanan hidup dan kariernya.
Selama kurang lebih dua dekade, Messi menghabiskan masa remajanya di Barcelona setelah hijrah dari Argentina. Bersama klub Catalan itu, ia tumbuh dan berkembang menjadi salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa, mencetak rekor dan memenangkan berbagai trofi bergengsi.
Menurut penuturannya, pengalaman di Barcelona jauh melampaui sekadar kemampuan bermain sepak bola. Di sana, ia ditempa untuk memahami bahwa menjadi seorang pemain profesional berarti memikul banyak tanggung jawab dan nilai yang harus dipegang teguh, baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Ketika berada di sana, semuanya bukan hanya tentang bermain sepak bola," kata Messi. "Sepak bola merupakan hasil dari banyak hal yang harus Anda lakukan, termasuk berbagai tanggung jawab sebelum menjalani latihan atau pertandingan."
Momen ini juga menjadi kesempatan bagi Messi untuk mengenang sang ayah, Jorge, yang wafat pada 8 Agustus lalu. Ia mengungkapkan bahwa ayahnya pasti akan sangat bahagia dan bangga mengetahui dirinya akan menerima penghargaan prestisius tersebut.
Bagi Messi, anugerah ini memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar pencapaian individual di lapangan hijau. "Ia pasti juga ikut menikmatinya," ucapnya lirih, mengenang sang ayah.
Kembali ke Spanyol setelah cukup lama absen menjadi pengalaman yang begitu emosional. Ia mengaku bahagia bisa kembali merasakan sambutan hangat serta kasih sayang yang begitu besar dari masyarakat setempat.
"Sudah lama sejak terakhir kali saya datang ke Spanyol. Bisa kembali dan menerima kasih sayang seperti ini lagi benar-benar memberikan kebahagiaan luar biasa," tuturnya. "Sebuah kehormatan bisa berada di sini bersama kalian semua. Mudah-mudahan kita bisa menikmati waktu bersama dan bersenang-senang."
Penghargaan Princess of Asturias 2026 ini secara khusus diberikan kepada Messi atas perjalanan kariernya yang gemilang. Namun, ia juga diapresiasi atas kiprahnya yang konsisten dalam kegiatan sosial, terutama melalui Yayasan Lionel Messi.
Yayasan Princess of Asturias menyoroti kontribusi signifikan Messi dalam memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan. Fokus utamanya adalah anak-anak kurang mampu di berbagai belahan dunia, sebuah komitmen yang telah ia tunjukkan selama bertahun-tahun.
Selain kemampuan teknik yang luar biasa di lapangan, Messi juga mendapat apresiasi tinggi atas konsistensi, kerendahan hati, serta perilaku sportifnya. Komitmennya terhadap kerja sama tim dan integritas pribadinya juga menjadi pertimbangan utama.
Pemain berusia 39 tahun itu telah menorehkan sejarah gemilang. Ia berhasil membawa timnas Argentina menjuarai Piala Dunia 2022, meraih delapan penghargaan Ballon d'Or, dan mempersembahkan dua gelar Copa America untuk negaranya.
Baru-baru ini, Messi mengakhiri kiprahnya di sepak bola internasional setelah mencatatkan 126 gol dalam 208 penampilan bersama timnas Argentina, sebuah rekor yang menjadikannya legenda hidup.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor