Drama VAR Warnai Kemenangan Universidad Católica atas O Higgins 2-1

Universidad Católica sukses mengamankan kemenangan krusial dengan skor 2-1 saat menjamu O Higgins dalam laga pekan ke-21 Liga de Primera 2026 di Stadion Claro Arena, Senin (31/8/2026).
Hasil ini diraih tim tuan rumah melalui eksekusi penalti penyerang andalan mereka, Fernando Zampedri. Kemenangan tersebut menempatkan Universidad Católica dalam posisi yang lebih stabil di papan klasemen liga domestik Chile.
Pertandingan sempat berjalan alot bagi kubu tuan rumah setelah O Higgins mencuri gol lebih dulu melalui sundulan Cristián Morales. Morales berhasil menyambut umpan silang akurat dari Tolosa yang gagal diantisipasi barisan pertahanan lawan.
Tak berselang lama, Universidad Católica merespons melalui gol balasan Zampedri. Pemain tersebut melepaskan tembakan memutar dari dalam kotak penalti yang mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1.
Ketegangan memuncak menjelang turun minum ketika Arnaldo Castillo mencetak gol sundulan yang sempat membawa O Higgins unggul kembali. Namun, wasit Juan Lara segera menghentikan permainan untuk meninjau tayangan ulang melalui Video Assistant Referee atau VAR.
Keputusan tersebut memicu drama besar di lapangan. Wasit akhirnya menganulir gol Castillo karena mendeteksi pelanggaran terhadap Diego Corral yang terjadi pada awal fase serangan O Higgins.
Situasi berbalik seratus delapan puluh derajat bagi Universidad Católica. Mereka justru mendapatkan hadiah penalti atas pelanggaran yang menimpa Corral sebelumnya.
Zampedri yang ditunjuk sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Gol tersebut memastikan keunggulan 2-1 yang bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup.
Kemenangan ini terasa lebih istimewa mengingat skuad asuhan Daniel Garnero sedang dihantam badai cedera hebat. Mereka terpaksa menurunkan tim dengan absennya 11 pemain utama yang menjadi pilar tim selama ini.
Bintang veteran Gary Medel menjadi salah satu pemain yang harus menepi akibat masalah otot saat sesi latihan. Kehilangan Medel memberikan tantangan tersendiri bagi lini tengah Universidad Católica dalam mengatur ritme permainan.
Selain Medel, daftar pemain cedera cukup panjang. Nama-nama seperti Diego Valencia, Tomás Asta-Buruaga, Jeffrey Sekgota, Juan Ignacio Díaz, Francisco Rossel, serta Darío Melo tidak masuk dalam daftar susunan pemain.
Masalah tim semakin pelik dengan adanya sanksi larangan bertanding. Cristián Cuevas dan Fernando Zuqui terpaksa absen sehingga opsi rotasi pelatih Daniel Garnero menjadi sangat terbatas di lapangan.
Kondisi ini menuntut para pemain pelapis untuk membuktikan kapasitas mereka di tengah jadwal liga yang padat. Kemenangan ini sekaligus membuktikan ketangguhan mental skuad asuhan Garnero meski harus berjuang dalam keterbatasan komposisi pemain.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor










