Juventus Merugi Rp1,3 Triliun dan Utang Membengkak Akibat Absennya Liga Champions

Klub raksasa asal Italia, Juventus, kembali melaporkan catatan keuangan negatif untuk tahun buku yang berakhir pada Juni 2026. Laporan keuangan konsolidasi yang dirilis pada Rabu, 30 Oktober 2026, menunjukkan bahwa klub masih berjuang menghadapi tekanan defisit yang signifikan.
Manajemen Juventus membukukan kerugian sebesar 66 juta euro atau sekitar Rp1,3 triliun pada periode tersebut.
Angka ini menunjukkan tren penurunan performa finansial jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun fiskal sebelumnya. Pada tahun lalu, kerugian klub tercatat sebesar 58,1 juta euro (sekitar Rp1,18 triliun). Dengan demikian, beban defisit yang ditanggung klub berjuluk Si Nyonya Tua ini membengkak sekitar Rp161 miliar dalam kurun waktu satu tahun saja.











