Saddil Ramdani Isyaratkan Tinggalkan Persib Bandung Jelang Liga

Winger andalan Persib Bandung Saddil Ramdani memberikan isyarat kuat akan meninggalkan klub berjuluk Maung Bandung menjelang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air.
Sinyal perpisahan tersebut disampaikan secara terbuka oleh pemain berusia 27 tahun itu melalui akun Instagram pribadinya menjelang sepak mula Super League musim 2026-2027 yang dijadwalkan pada Jumat, 4 September 2026. Unggahan emosional ini langsung memicu spekulasi hangat di kalangan pencinta sepak bola nasional mengenai pelabuhan baru sang pemain sayap.
Rumor yang berkembang di media sosial mengaitkan mantan pemain Sabah FC tersebut dengan Persebaya Surabaya melalui skema peminjaman untuk musim depan. Spekulasi ini semakin menguat setelah Presiden Borneo FC Nabil Husien Said Amin serta bek senior Diego Michiels turut meramaikan kolom komentar unggahan tersebut. Interaksi para tokoh sepak bola ini seolah memberikan indikasi bahwa proses negosiasi transfer sedang berjalan di balik layar.
"Saya menerima keputusan dengan anggun, bukan karena saya kekurangan keberanian untuk mempertanyakannya, tetapi karena saya telah belajar bahwa tidak setiap pintu dimaksudkan untuk tetap terbuka," tulis Saddil Ramdani dalam takarir unggahannya.
Pernyataan diplomatis tersebut menyiratkan adanya keputusan manajemen atau tim pelatih yang melatarbelakangi situasi ini, meski ia memilih untuk menyikapinya dengan kepala dingin. Pemain kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara tersebut menegaskan bahwa dirinya tetap memegang teguh prinsip serta keyakinan penuh terhadap perjalanan karier profesionalnya di masa mendatang.
Saddil sebenarnya masih terikat kontrak jangka panjang bersama Maung Bandung hingga tahun 2028 setelah sepakat menandatangani kontrak berdurasi tiga musim sejak pertengahan 2025 lalu. Sepanjang musim 2025/2026, mantan penggawa Persela Lamongan ini mencatatkan kontribusi yang cukup signifikan dengan tampil dalam 25 pertandingan domestik serta mengemas tiga gol dan satu umpan gol. Ia juga menjadi pilar penting di kompetisi Asia dengan memainkan tujuh laga dan mencetak satu gol pada ajang AFC Champions League Two.
"Saya pergi dengan hormat, tidak membawa kemarahan, dan melangkah maju dengan kepercayaan diri yang tenang," tambah Saddil mengenai proses kepergiannya yang diklaim berlangsung tanpa perselisihan.
Sikap profesional yang ditunjukkan oleh mantan pemain tim nasional Indonesia ini langsung mendapatkan respons positif berupa dukungan moral dari rekan-rekan setimnya di Bandung. Pemain senior seperti Adam Alis memberikan pesan penyemangat agar sang rekan sukses di tempat baru, sementara pilar lain seperti Teja Paku Alam, Beckham Putra Nugraha, hingga pemain asing Berguinho dan Dion Markx turut memberikan tanda simpati mereka.
Kepergian mendadak pemain sayap lincah ini tentu akan menjadi kehilangan besar bagi kedalaman skuad Persib yang tengah bersiap mempertahankan konsistensi mereka di liga domestik maupun kancah regional. Hingga saat ini, pihak manajemen Persib Bandung masih memilih bungkam dan belum merilis pernyataan resmi terkait status transfer maupun masa depan kontrak sang pemain. Ketidakpastian ini membuat para pendukung setia klub masih harus menunggu kepastian resmi mengenai ke mana sang pemain sayap akan berlabuh.
"Apa yang dimaksudkan untuk saya tidak akan pernah memaksa saya untuk kehilangan diri saya sendiri untuk mendapatkannya," pungkas Saddil menutup pesan perpisahannya yang penuh makna.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor










