Saddil Ramdani Resmi Tinggalkan Persib Bandung Jelang Super League 2026

Kabar mengejutkan datang dari Persib Bandung setelah Saddil Ramdani secara resmi mengumumkan kepergiannya dari klub tersebut.
Pengumuman ini disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 4 September 2026, hanya beberapa hari menjelang bergulirnya pekan perdana Super League musim 2026/2027. Keputusan tersebut diambil Saddil setelah menjalani masa pengabdian selama satu musim penuh dengan catatan 19 penampilan dan torehan tiga gol bagi tim berjuluk Maung Bandung itu.
Saddil menegaskan bahwa dirinya menerima perubahan arah kariernya dengan lapang dada. Pemain yang pernah merumput di Liga Malaysia bersama Sabah FC ini memandang bahwa tidak semua kesempatan harus dipertahankan selamanya.
Dalam keterangan tertulisnya, ia menyatakan bahwa keputusan ini tidak mengurangi nilai dirinya sebagai pesepak bola profesional. Ia memilih untuk menatap masa depan dengan sikap positif tanpa membawa rasa kekecewaan terhadap pihak manajemen Persib Bandung.
Sikap profesional yang ditunjukkan oleh Saddil mendapatkan respons hangat dari rekan-rekan setimnya di Bandung. Adam Alis, salah satu pemain kunci Persib, memberikan dukungan moral dengan mendoakan kesuksesan karier rekannya tersebut di klub baru.
Selain Adam Alis, pemain asing Maung Bandung yakni Berguinho juga ikut memberikan komentar perpisahan di kolom Instagram. Dukungan rekan setim menjadi bukti bahwa kepergian Saddil berlangsung dengan hubungan yang harmonis dan penuh rasa hormat.
Sementara itu, dinamika kompetisi Super League 2026/2027 diprediksi akan berlangsung sengit seiring hadirnya tiga tim promosi baru. Persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini kini diramaikan oleh kehadiran PSS Sleman, Garudayaksa FC, dan Isenmulang FC yang telah menyiapkan komposisi pemain mereka.
PSS Sleman terlihat paling agresif dalam bursa transfer dan persiapan tim musim ini. Mereka secara resmi telah meluncurkan skuad dengan total 35 pemain pada 8 Agustus 2026 serta menunjuk bek senior Fachrudin Aryanto sebagai kapten tim.
Di sisi lain, klub pendatang baru Garudayaksa FC yang berbasis di Bogor memilih untuk melakukan persiapan secara tertutup. Mereka jarang memberikan informasi kepada publik mengenai komposisi pemain maupun strategi tim jelang laga perdana.
Berbeda dengan dua tim lainnya, Isenmulang FC asal Palangka Raya melakukan perombakan besar di sektor pelatih. Manajemen klub tersebut menunjuk Mundari Karya sebagai pelatih kepala untuk menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh Ade Suhendra.
Perubahan struktur pelatih ini menunjukkan bahwa setiap tim promosi sangat serius dalam menghadapi ketatnya kompetisi domestik. Para penggemar sepak bola di tanah air kini menantikan bagaimana performa klub-klub tersebut setelah perombakan besar terjadi di berbagai lini.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai klub mana yang akan menjadi pelabuhan karier berikutnya bagi Saddil Ramdani. Pasar transfer pemain yang masih aktif membuat spekulasi mengenai masa depan pemain sayap tim nasional Indonesia ini terus berkembang luas di kalangan pengamat sepak bola.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor
















