Shin Tae-yong Soroti Kondisi Rumput JIS Jelang Laga Persija Kontra Persik

Persija Jakarta bersiap melanjutkan dominasi mereka dalam ajang BRI Super League 2026/2027 saat menjamu Persik Kediri di Jakarta International Stadium atau JIS, Jakarta Utara, Senin, 26 Oktober 2026.
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menegaskan timnya telah merancang strategi khusus untuk meredam permainan lawan dalam konferensi pers di Sawangan, Depok, Minggu, 25 Oktober 2026. Pertandingan ini diprediksi berjalan sengit karena kedua tim memiliki ambisi besar di papan klasemen.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut mewaspadai kedalaman skuad Persik Kediri yang dikenal disiplin dalam menjaga ruang antarlini. Menurutnya, kesiapan pemain menjadi penentu utama siapa yang akan membawa pulang tiga poin dari stadion berkapasitas besar tersebut.
Persija Jakarta mendapatkan suntikan tenaga baru setelah Kyohei Yoshino dipastikan pulih dari cedera dan masuk dalam daftar susunan pemain. Kehadiran pemain ini diharapkan mampu menjaga ritme permainan Macan Kemayoran yang sedang berada di tren positif.
Kondisi moral tim tengah meningkat tajam setelah pada laga sebelumnya mereka berhasil mencukur Arema FC dengan skor telak 5-1. Kemenangan tersebut menjadi penebus kegagalan usai sempat takluk 2-3 dari Persita Tangerang beberapa hari sebelumnya.
Namun, sebuah catatan kritis muncul dari sang pelatih terkait infrastruktur stadion. Shin Tae-yong mengutarakan kekhawatiran mengenai kualitas permukaan lapangan JIS yang baru saja digunakan sebagai lokasi konser band metal asal Amerika Serikat, Avenged Sevenfold, pada 10 Oktober lalu.
“Saya berharap kualitas rumput bisa lebih bagus. Kalau lapangannya kurang baik, performa pemain akan menurun,” ungkap Shin kepada wartawan.
Kekhawatiran ini cukup beralasan karena kondisi rumput stadion yang tidak rata sering menjadi faktor penghambat aliran bola di lapangan. Dalam dunia sepak bola profesional, kualitas permukaan lapangan memang menjadi standar utama guna meminimalkan risiko cedera pemain serta menjaga akurasi operan.
Pertandingan ini memegang posisi vital bagi Persija yang hingga saat ini masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan perolehan 15 poin dari enam laga. Rekor impresif mereka mencatatkan lima kemenangan dan satu kali hasil imbang sejauh musim ini berjalan.
Sebaliknya, Persik Kediri datang dengan misi mencuri poin untuk memperbaiki posisi mereka di papan tengah. Saat ini, tim berjuluk Macan Putih tersebut menempati urutan ketujuh dengan raihan 10 poin dari enam kali tampil di lapangan.
Sebagai konteks bagi pembaca, BRI Super League 2026/2027 merupakan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang mempertemukan klub-klub papan atas tanah air. Persaingan ketat di liga ini menuntut kondisi fisik pemain dan infrastruktur stadion yang mumpuni untuk menjaga keberlangsungan kompetisi secara profesional.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor












