Bolt.new sendiri merupakan platform pengembangan perangkat lunak berbasis AI yang dirancang untuk memudahkan pengguna dalam membangun, menjalankan, hingga menerapkan aplikasi web full-stack tanpa harus melalui proses pengkodean secara konvensional. Pengguna cukup memberikan instruksi melalui bahasa sehari-hari untuk merancang berbagai kebutuhan digital, mulai dari situs web sederhana hingga dasbor internal yang rumit.
Fleksibilitas platform ini mencakup kemampuan untuk menambahkan fitur, mengubah antarmuka pengguna, mengelola basis data, hingga mengintegrasikan sistem autentikasi login dan pembayaran. Keleluasaan teknis tersebut menjadi daya tarik utama bagi para pengguna yang ingin mempercepat siklus pengembangan produk perangkat lunak mereka.
Pertumbuhan ekonomi digital yang menopang ekosistem ini tampak dari performa keuangan Bolt.new yang berkembang cukup pesat dalam waktu singkat. Rio mencatat bahwa platform tersebut berhasil mencapai pendapatan berulang tahunan atau annual recurring revenue sebesar 20 juta dolar AS atau sekitar 356 miliar rupiah dalam durasi dua bulan sejak diluncurkan.
Pencapaian ini mencerminkan tingginya permintaan pasar terhadap solusi pengembangan aplikasi berbasis AI yang mampu menyederhanakan alur kerja teknis. Akuisisi ini sekaligus mempertegas posisi talenta teknologi asal Indonesia dalam kancah inovasi kecerdasan buatan dunia.