Ketangguhan Perajin Kaca Damaskus di Tengah Keterpurukan Ekonomi Suriah

Dunia jurnalisme sering kali menuntut kecepatan yang melelahkan dalam menyajikan informasi dari berbagai belahan dunia setiap harinya.
Di sela hiruk-pikuk peliputan, saya sempat menemui seorang perajin kaca di kawasan pinggiran Kota Tua Damaskus yang menawarkan perspektif berbeda. Ia bekerja dengan tenang di depan tungku pembakaran bersuhu ekstrem, seolah waktu tidak lagi menjadi penentu dalam hidupnya.
Dalam cuaca musim panas yang mencapai lebih dari 37 derajat Celcius, sang perajin dengan sabar membentuk gelas demi gelas. Suhu panas yang menyengat dari tungku perapian di hadapannya seakan tidak memengaruhi ritme kerja tangannya yang terampil.









