Kisah Hakim ICC Kimberly Prost Hadapi Sanksi AS yang Melumpuhkan Hidupnya

Sanksi Amerika Serikat ternyata memiliki jangkauan yang sangat luas, bahkan mampu merambah ke perangkat pintar di rumah seorang hakim International Criminal Court (ICC) atau Mahkamah Pidana Internasional. Kimberly Prost, seorang hakim asal Kanada yang bertugas di Den Haag, merasakan sendiri dampak kebijakan tersebut saat perangkat Alexa miliknya mendadak berhenti merespons perintah.
Pengalaman tersebut hanyalah satu dari sekian banyak kendala yang ia hadapi setelah pemerintah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadapnya. Kartu kredit miliknya yang diterbitkan di Belanda dan Kanada dibatalkan, sementara akses terhadap berbagai layanan digital seperti Google, Amazon, hingga Apple menjadi sangat terbatas.













